Logo BeritaSatu

Dow Jones Naik 760 Poin karena Imbal Hasil Obligasi Jatuh

Selasa, 4 Oktober 2022 | 05:55 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street melonjak memulai Oktober dan kuartal terakhir 2022 pada perdagangan Senin (3/10/2022) karena imbal hasil obligasi jatuh dari level yang tidak terlihat sekitar 1 dekade.

Dow Jones Industrial Average mengakhiri petrdagangan naik 765,38 poin atau hampir 2,7% menjadi 29.490,89. S&P 500 naik sekitar 2,6% menjadi 3.678,43, setelah jatuh pada Jumat pekan lalu ke level terendah sejak November 2020. Nasdaq Composite naik hampir 2,3% menjadi 10.815,43.

Perdagangan Senin adalah hari terbaik sejak 24 Juni untuk Dow Jones. Sementara S&P 500 adalah hari terbaik sejak 27 Juli.

Pergerakan bursa AS terjadi ketika imbal hasil Treasury AS 10-tahun diperdagangkan di 3,65%, setelah sempat melampaui 4% pada minggu lalu. "Imbal hasil Treasury 10 tahun naik, dan bursa saham kemungkinan tetap di bawah tekanan," kata Raymond James analis Tavis McCourt. "Itu (imbals hasil obligasi) turun, ekuitas (saham) menguat."

Bursa AS Wall Street akan keluar dari bulan sulit, Pada September, Dow Jones dan S&P 500 mencatat pelemahan bulanan terbesar sejak Maret 2020. Dow Jones pada Jumat lalu ditutup di bawah 29.000 untuk pertama kalinya sejak November 2020.

Dow Jones turun 8,8% pada bulan September, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing kehilangan 9,3% dan 10,5%.

Untuk kuartal tersebut, Dow turun 6,66% mencatat penurunan tiga kuartal berturut-turut untuk pertama kalinya sejak kuartal ketiga 2015. Sementara S&P dan Nasdaq Composite masing-masing melemah 5,28% dan 4,11%, menyelesaikan kuartal negatif ketiga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2009.

Menurut Kepala Strategi Investasi CFRA, Sam Stovall, kenaikan bursa AS Senin hal wajar mengingat pasar sudah jenuh jual (oversold).

"S&P turun lebih dari 9% pada bulan September karena ISM lebih lemah dari perkiraan, begitu juga untuk belanja konstruksi," katanya kepada CNBC.

Sembilan dari 11 sektor S&P menyelesaikan kuartal sebelumnya di wilayah negatif.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

2022 Saham Energi Meroket 87%, Teknologi Nyungsep 36%

Saham energi sejak awal tahun hingga 2 Desember 2022 (year to date/ytd) melonjak 87,3%. Di belakang sektor energi adalah sektor perindustrian.

EKONOMI | 3 Desember 2022

IPO Jumbo, XXI Cineplex Bidik Dana hingga Rp 17 triliun

 Perusahaan pengelola bioskop PT Nusantara Sejahtera Raya atau bioskop XXI Cineplex berencana menjadi perusahaan terbuka.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Pertamina Uji Coba Pembatasan Solar Subsidi di 11 Wilayah

Mulai 1 Desember 2022 Pertamina lakukan uji coba penggunaan kode QR untuk pembelian bahan bakar solar subsidi di beberapa wilayah.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Harga Minyak Ambruk Jelang Pemangkasan Produksi OPEC+

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari merosot US$ 1,31 atau 1,5% menjadi US$ 85,57 per barel.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Harga Emas Ambles US$ 5,6 karena Kuatnya Data Pekerjaan AS

Harga emas ambles pada perdagangan Jumat waktu setempat (2/12/2022) dari kenaikan tajam sehari sebelumnya karena data pekerjaan AS lebih kuat.

EKONOMI | 3 Desember 2022

S&P 500 dan Nasdaq Ambles karena Data Pekerjaan Memanas

Bursa AS Wall Street bervariasi pada perdagangan Jumat (2/12/2022) karena investor menilai data pekerjaan AS lebih panas dari perkiraan.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Bursa Eropa Turun karena Data Pekerjaan & Covid-19 Tiongkok

Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,2%. Saham minyak dan gas memimpin penurunan, ambles 1,1%.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Harga BBM Nonsubsidi Shell, BP, dan Pertamina Naik, Paling Murah?

Per 1 Desember, harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan, baik milik PT Pertamina (Persero) hingga perusahaan swasta lainnya seperti Shell dan B-AKR.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Sri Mulyani Wanti-wanti Imbas Bunga Fed di 2023 bakal Lama

Pemerintah mewaspadai dampak kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) terhadap perekonomian nasional pada tahun 2023.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Fed Mulai Jinak, OJK Yakin Kredit Perbankan Tumbuh 12%

OJK optimistis kredit perbankan bisa tumbuh minimal 12% pada tahun 2023, minimal sama dengan tahun 2022.

EKONOMI | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kripto Dibahas di RUU P2SK, Pelaku Industri Soroti Biaya Transaksi

Kripto Dibahas di RUU P2SK, Pelaku Industri Soroti Biaya Transaksi

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE