ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mengapa Gempa Dahsyat Kamchatka Tak Menimbulkan Tsunami Besar?

Jumat, 1 Agustus 2025 | 07:45 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Warga yang dievakuasi ke Gunung Hiyoriyama mengamati ke arah laut di Ishinomaki, Prefektur Miyagi, Jepang utara, Rabu, 30 Juli 2025, setelah gempa bumi dahsyat di Timur Jauh Rusia memicu peringatan tsunami.
Warga yang dievakuasi ke Gunung Hiyoriyama mengamati ke arah laut di Ishinomaki, Prefektur Miyagi, Jepang utara, Rabu, 30 Juli 2025, setelah gempa bumi dahsyat di Timur Jauh Rusia memicu peringatan tsunami. (AP/AP)

Tokyo, Beritasatu.com – Pada Rabu (30/7/2025) dini hari kemarin, terjadi gempa bumi dahsyat yang mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia. Gempa ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah. Pusat peringatan tsunami di sepanjang Samudra Pasifik segera mengeluarkan peringatan akan potensi gelombang besar yang biasanya menyertai gempa kuat.

Namun, pada pagi harinya, peringatan tsunami di sejumlah wilayah, termasuk California, Hawaii, Tiongkok, dan Jepang, diturunkan atau bahkan dicabut karena tidak terdeteksi adanya gelombang kolosal.

Menurut Diego Melgar, ahli geofisika dari Universitas Oregon, melemahnya tsunami kemungkinan terkait dengan skala gempa. “Ada yang besar, lalu ada yang sangat, sangat, sangat besar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Gempa terbaru diperkirakan berkekuatan M 8,7–8,8. Sebagai perbandingan, gempa penyebab tsunami dahsyat di Indonesia pada 2004 dan Jepang pada 2011 berkekuatan sekitar M 9. Skala gempa bersifat logaritmik, sehingga gempa M 9 melepaskan energi sekitar 10 kali lipat lebih besar dibanding gempa M 8,7.

Gempa Kamchatka terjadi pada zona subduksi, di mana lempeng tektonik saling bertabrakan sehingga dasar laut terangkat dan berpotensi memicu tsunami. Model terbaru menunjukkan gempa ini terjadi di dasar laut sepanjang ratusan kilometer, tetapi tidak cukup kuat untuk menghasilkan gelombang besar seperti yang dikhawatirkan.

“Tidak semua gempa bumi menghasilkan tsunami dengan cara yang sama,” jelas Melgar.

“Butuh waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk menganalisis detail pergerakan dasar laut,” katanya.

Meski tsunami di Kamchatka disebut sebagai megaperistiwa yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi, dampaknya ke pesisir Amerika Serikat relatif kecil. Gelombang di California hanya mencapai 91 sentimeter, sementara Hawaii mengalami gelombang sedikit lebih tinggi. Tidak ada laporan korban jiwa, meskipun terjadi banjir ringan di beberapa lokasi.

Tsunami di Kamchatka sendiri dilaporkan jauh lebih besar dan berpotensi sebanding dengan tsunami Jepang 2011 yang mencapai 39 meter, menurut Vasily Titov, ilmuwan NOAA. Namun, area terdampak memiliki populasi yang relatif sedikit sehingga risiko korban dapat ditekan.

“Kami beruntung energi tsunami ini tidak langsung menghantam garis pantai AS,” ujar Titov.

Peringatan tetap diberlakukan di sejumlah wilayah pesisir, termasuk di Cile.

Berbeda dengan gelombang laut biasa yang dipicu angin, tsunami terbentuk akibat pergerakan mendadak dasar laut. Fenomena ini mirip dengan efek cipratan saat tangan menyentuh air dan bergerak cepat ke atas dan ke bawah.

Peristiwa ini mengingatkan pada gempa tahun 1952 di lokasi yang sama, yang memicu gelombang setinggi 3,5 meter dan menghantam Hawaii tanpa peringatan dini. Kali ini, berkat jaringan peringatan tsunami modern di Samudra Pasifik, dampak dapat diantisipasi lebih baik.

“Ini seperti pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati,” kata Melgar.

“Peringatan dini adalah kesuksesan besar,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gempa M 7,4 Guncang Kamchatka Rusia, Ancaman Tsunami Berlalu

Gempa M 7,4 Guncang Kamchatka Rusia, Ancaman Tsunami Berlalu

INTERNASIONAL
Rusia Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,0 di Kuril

Rusia Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,0 di Kuril

INTERNASIONAL
Peringatan Tsunami Pasifik Dicabut, Jutaan Orang Kembali ke Rumah

Peringatan Tsunami Pasifik Dicabut, Jutaan Orang Kembali ke Rumah

INTERNASIONAL
Gunung di Rusia Meletus Usai Gempa Dahsyat di Kamchatka

Gunung di Rusia Meletus Usai Gempa Dahsyat di Kamchatka

INTERNASIONAL
Kuatnya Tsunami Seret 4 Paus Raksasa hingga ke Pantai Jepang

Kuatnya Tsunami Seret 4 Paus Raksasa hingga ke Pantai Jepang

INTERNASIONAL
Cabut Peringatan Tsunami, Rusia Klaim Tak Ada Korban Jiwa

Cabut Peringatan Tsunami, Rusia Klaim Tak Ada Korban Jiwa

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon