Shutdown Amerika, 750.000 PNS Bakal Kena PHK
Senin, 6 Oktober 2025 | 11:22 WIB
Washington, Beritasatu.com – Kantor Anggaran Kongres Amerika Serikat (Congressional Budget Office/CBO) memperkirakan sekitar 750.000 pegawai federal atau pegawai negeri sipil (PNS) Amerika Serikat (AS) akan dirumahkan secara bertahap setiap harinya jika terjadi government shutdown.
Pegawai yang dirumahkan itu termasuk staf Kongres yang tidak akan menerima gaji selama penutupan pemerintahan berlangsung. Kondisi ini akan menambah tekanan pada anggota parlemen dan Gedung Putih untuk segera mencapai kesepakatan guna membuka kembali pemerintahan.
Menurut Direktur CBO Phillip Swagel dalam suratnya kepada anggota parlemen pada Selasa (30/9/2025), biaya kompensasi harian bagi pegawai yang dirumahkan mencapai sekitar US$ 400 juta atau sekitar Rp 6,64 triliun.
Pemerintahan AS akan berhenti beroperasi jika Kongres gagal mengesahkan anggaran sementara (stopgap spending bill). Gedung Putih juga memperingatkan bahwa status dirumahkan sementara (furlough) dapat berubah menjadi pemutusan hubungan kerja permanen.
CBO menyebut estimasi tersebut didasarkan pada rencana darurat setiap lembaga dan panduan dari Kantor Manajemen Personel (Office of Personnel Management/OPM).
“Jumlah pegawai yang dirumahkan dapat bervariasi setiap hari karena beberapa lembaga mungkin menambah jumlah pegawai yang dirumahkan seiring lamanya shutdown, sementara lembaga lain mungkin memanggil kembali sebagian pegawai,” tulis Swagel seperti dikutip dari Axios.
Setiap lembaga wajib menentukan siapa saja pegawai yang “dikecualikan” dan siapa yang harus dirumahkan. Selama shutdown, tidak ada pegawai yang menerima gaji.
“Personel militer aktif umumnya termasuk dalam kategori pegawai yang dikecualikan dan tetap wajib bekerja selama shutdown berlangsung. Seperti pegawai federal lainnya, mereka baru akan dibayar setelah anggaran kembali disahkan,” lanjut Swagel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Tiba di Cimahi, Jenazah Mayor Zulmi Disambut Lantunan Doa




