Trump Klaim AS Punya Banyak Cadangan Minyak di Tengah Konflik Iran
Sabtu, 4 April 2026 | 19:42 WIB
Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan negaranya memiliki cadangan bahan bakar melimpah di tengah lonjakan harga bensin akibat konflik Iran. Pernyataan ini disampaikan untuk meredakan kekhawatiran publik terhadap tekanan ekonomi.
Dalam pidatonya, Trump menekankan kekuatan sektor energi domestik AS yang dinilai mampu menopang kebutuhan nasional meski terjadi gejolak global.
Ia menyatakan AS memiliki keunggulan dalam produksi minyak dan gas berkat kebijakan proaktif yang mendorong eksplorasi dan produksi energi dalam negeri.
Trump bahkan mengeklaim bahwa produksi energi AS melampaui gabungan dua negara produsen utama dunia.
“Amerika Serikat memiliki begitu banyak bensin,” tegas Trump
Ia menambahkan, produksi minyak dan gas AS lebih besar dibandingkan Arab Saudi dan Rusia jika digabungkan.
Data dari Badan Informasi Energi AS (Energy Information Administration/EIA) menunjukkan bahwa pada 2025, AS menjadi produsen minyak terbesar di dunia dengan produksi lebih dari 13 juta barel per hari.
Sebagai perbandingan, Rusia dan Arab Saudi masing-masing memproduksi lebih dari 9,5 juta barel per hari, menempatkan keduanya di posisi kedua dan ketiga secara global.
Meski demikian, tekanan harga tetap dirasakan masyarakat. Pada pekan ini, harga bensin di AS melonjak menembus rata-rata US$ 4 per galon untuk pertama kalinya sejak 2022.
Kenaikan ini dipicu oleh konflik Iran yang mendorong harga minyak dunia naik dan berdampak langsung pada biaya energi global.
Lonjakan harga tersebut mengingatkan pada periode setelah invasi Rusia ke Ukraina, ketika harga bahan bakar juga sempat melonjak tajam hampir 4 tahun lalu.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun AS memiliki kapasitas produksi energi yang besar, dinamika geopolitik global tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi harga bahan bakar di pasar domestik.
Pernyataan Trump pun dinilai sebagai upaya menjaga kepercayaan publik terhadap ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global yang terus berkembang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




