UMNO Tolak Kerja Sama dengan Anwar Ibrahim, DAP, atau Bersatu
Minggu, 28 Maret 2021 | 23:59 WIB
Kuala Lumpur, Beritasatu.com- Presiden Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) Ahmad Zahid Hamidi mengatakan partai tidak akan bekerja dengan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, Partai Aksi Demokratik atau Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) dalam pemilihan umum mendatang.
"Tidak ada pembicaraan dengan pihak mana pun, baik secara resmi maupun tidak resmi. Kami akan mengikuti kontes di bawah spanduk Barisan Nasional (BN)," katanya dalam sambutannya di sidang umum tahunan UMNO selama dua hari, Minggu (28/3).
Kalaupun ada negosiasi, kata Ahmad Zahid, hal itu baru akan terjadi jika UMNO kembali mendominasi usai pemilihan umum.
Seperti dilaporkan CNA, UMNO merupakan partai politik terbesar di Malaysia. UMNO dulu memegang posisi perdana menteri dan memimpin pemerintah federal hingga jatuhnya BN (koalisi, tempat UMNO menjadi anggota tulang punggung) dalam pemilihan umum terakhir tahun 2018.
Pakatan Harapan (PH) mengambil alih kekuasaan federal tetapi digulingkan dan digantikan oleh Perikatan Nasional (PN) yang dipimpin oleh presiden Bersatu Muhyiddin Yassin, tahun lalu.
UMNO saat ini menjadi bagian dari pemerintahan PN, tetapi telah mengatakan bahwa mereka hanya akan bekerja dengan PN sampai pemilihan umum ke-15 (GE15) dipanggil.
Muhyiddin, yang legitimasinya dipertanyakan, telah berjanji untuk membubarkan parlemen ketika pandemi sudah terkendali.
Pada Minggu (28/3), Ahmad Zahid menegaskan, UMNO harus merebut kursi sebanyak-banyaknya pada pemilu mendatang untuk bisa kembali mendominasi.
Ia menambahkan, berdasarkan realitas politik saat ini, BN memutuskan untuk menghadapi pemilu sendirian.
"Biar saya perjelas sekali dan untuk semua, agar UMNO menjadi dominan setelah GE15, satu, kita harus memenangkan kursi terbanyak. Kedua, BN harus menentukan pihak mana yang benar-benar bersungguh-sungguh dan jujur untuk membentuk pemerintahan bersama kami," kata Ahmad Zahid kepada para delegasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




