Israel Serang UNIFIL, Malaysia Desak DK PBB Ambil Tindakan Tegas
Minggu, 5 April 2026 | 17:25 WIB
Kuala Lumpur, Beritasatu.com – Kementerian Luar Negeri Malaysia mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk mengambil langkah tegas terkait serangan yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
"Malaysia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan tegas, termasuk memastikan perlindungan segera bagi pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon Selatan," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Malaysia atau Wisma Putra yang diterima di Kuala Lumpur, Minggu (5/4/2026), dikutip dari Antara.
Malaysia dengan tegas mengecam serangan yang terus terjadi terhadap pasukan UNIFIL di Lebanon Selatan, yang telah menyebabkan kematian dan cedera sejumlah personel PBB. Insiden terbaru pada Jumat (3/4/2026) di El Addaiseh melibatkan tiga personel penjaga perdamaian asal Indonesia yang terluka.
Pemerintah Malaysia menilai serangan-serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, dan pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban.
"Kami menyerukan kepada semua pihak untuk memastikan keselamatan personel PBB serta menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kekebalan dan integritas misi-misi PBB," lanjut Wisma Putra.
Sebelumnya, Pemerintah Malaysia juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di UNIFIL. Malaysia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi DK PBB Nomor 1701.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




