Ukraina Sebut Dua Kapal Komersial Dihantam Rudal Rusia
Sabtu, 26 Februari 2022 | 12:04 WIB
Kiev, Beritasatu.com- Ukraina menyatakan dua kapal komersial dihantam rudal Rusia di dekat pelabuhan Odessa, Laut Hitam pada Jumat (25/2/2022). Seperti dilaporkan Reuters, kkpal perang Rusia menembaki satu kapal tanker kimia berbendera Moldova dan satu kapal kargo berbendera Panama karena memuat biji-bijian di dekat pelabuhan Odessa.
Penembakan itu terjadi satu hari setelah Rusia memulai invasi skala penuh ke Ukraina. Sebanyak tiga kapal non-militer kini telah diserang sejak dimulainya invasi Rusia. Pada Kamis, kapal kargo Yasa Jupiter milik Turki dihantam rudal di lepas pantai Odessa.
Kementerian infrastruktur Ukraina mengatakan bahwa kapal berbendera Moldova, Millennial Spirit, membawa 600 ton solar pada saat serangan dari kapal militer Rusia.
Sebelumnya pada Jumat, badan angkatan laut Moldova mengatakan awak Millennial Spirit adalah orang Rusia dan dua dari mereka terluka parah.
Baca Juga: Presiden Suriah Puji Invasi Rusia di Ukraina
"Kami baru mendengar 10 menit yang lalu bahwa semua kru diselamatkan tetapi dua orang terluka parah dan sedang dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Pavalachi.
Menurut kementerian Ukraina, kapal kargo Namura Queen juga terkena rudal Rusia pada hari Jumat.
"Menurut informasi dari kontrol lalu lintas dan layanan dari Harbour Master pada pukul 12:55 di titik berlabuh No.358, satu roket menghantam buritan mv 'Namura Queen'," kata agen pelayaran Ukraina Stark Shipping yang berbasis di Odessa.
Baca Juga: Junta Myanmar Dukung Invasi Rusia ke Ukraina
"Kapal yang berbendera Panama sedang menuju ke pelabuhan Pivdennyi (ex. Yuzhny) untuk memuat gandum. Terjadi kebakaran di kapal, kapal tunda P&O Star bergerak untuk menyelamatkan. Situasi terkendali," katanya.
Kapal tunda PO Star terlihat di samping Namura Queen sebelumnya pada hari Jumat, menurut pelacakan kapal Refinitiv Eikon. Namun pemilik kapal, Fayette Shipping, tidak menanggapi permintaan komentar melalui email.
Jumat (25/2) malam, Otoritas Maritim Panama mendesak kapal-kapal untuk menjaga "kewaspadaan maksimum dan meningkatkan kondisi keamanan di kapal" ketika bergerak melalui perairan Ukraina dan Rusia, di Laut Hitam dan Laut Azov.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




