ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Korban Tewas Gedung Runtuh di Changsha 53 Orang, Tak Ada WNI

Sabtu, 7 Mei 2022 | 20:03 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Tim penyelamat mencari korban selamat di gedung ambruk enam lantai di Changsha, provinsi Hunan, Tiongkok tengah.
Tim penyelamat mencari korban selamat di gedung ambruk enam lantai di Changsha, provinsi Hunan, Tiongkok tengah. (AFP)

Beijing, Beritasatu.com - Jumlah korban tewas akibat gedung runtuh di Kota Changsha, Tiongkok tengah, mencapai 53 orang, di mana Kedubes RI di Beijing pada Sabtu (7/5/2022) memastikan tak ada korban warga negara Indonesia (WNI).

Petugas keamanan telah menyelamatkan 10 orang dari gedung runtuh tersebut, demikian pernyataan otoritas Kota Changsha kepada pers, Jumat (6/5/2022).

Gedung runtuh enam lantai yang berfungsi sebagai rumah tinggal dan tempat usaha di dekat kampus Changsha Medical University (CMU) tersebut ambruk pada 29 April.

Baca Juga: Gedung Runtuh di Tiongkok Tengah, 2 Orang Ditemukan Tewas

ADVERTISEMENT

Banyak WNI yang merupakan pelajar asal Indonesia yang kuliah kedokteran di kampus tersebut. Namun sejak pandemi Covid-19 melanda Tiongkok pada awal 2020 hampir seluruh WNI mahasiswa Indonesia meninggalkan ibu kota Provinsi Hunan tersebut dan sampai saat ini belum kembali.

Pemerintah pusat Tiongkok telah membentuk tim investigasi terkaitgedung runtuh tersebut.

Sebelumnya, sembilan orang telah ditahan atas ambruknya permukiman yang dibangun secara mandiri itu sehingga berpotensi melanggar fungsi peruntukan dan regulasi struktur bangunan.

"Peristiwa ini telah menyebabkan hilangnya nyawa manusia dan harta benda. Kami akan melakukan penyelidikan dengan penuh tanggung jawab," kata Sekretaris Partai Komunis Tiongkok (CPC) Kota Changsha, Wu Guiying.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon