Rusia Persiapkan Serangan Rudal ke Ukraina dari Belarusia
Rabu, 17 Agustus 2022 | 08:26 WIB
Moskwa, Beritasatu.com- Rusia mempersiapkan serangan rudal besar-besaran di Ukraina dari wilayah Belarusia. Seperti dilaporkan Newsweek, Senin (15/8/2022), satu kelompok intelijen militer independen memperingatkan Rusia sedang mengumpulkan sistem rudal anti-pesawat di Belarusia.
Lewat pesan Telegram Senin, Hajun Belarusia mengatakan bahwa analisis citra satelit menunjukkan penumpukan senjata di lapangan terbang Ziabrovka di Belarusia sekitar 25 mil dari perbatasan dengan Ukraina. Laporan dari pemantau aktivitas militer Belarusia muncul di tengah spekulasi atas dukungan Belarusia untuk upaya perang Rusia di Ukraina.
"Analisis situasi di lapangan terbang membuktikan bahwa kemungkinan serangan roket di wilayah Ukraina tidak hanya tetap ada, tetapi tampaknya Rusia sedang mempersiapkan serangan rudal besar-besaran ke Ukraina dalam beberapa minggu mendatang," kata Hajun Belarusia dalam pos.
Baca Juga: Lukashenko Klaim Belarusia Cegat Serangan Rudal Ukraina
Kelompok itu juga menunjukkan bagaimana tidak ada satu roket pun yang ditembakkan dari Belarusia ke Ukraina sejak penembakan besar-besaran terakhir pada 28 Juli.
Menggunakan gambar satelit dari perusahaan teknologi luar angkasa AS Maxar Technologies Inc., Hajun Belarusia menyatakan dalam posting bahwa lapangan terbang Ziabrovka berisi 10 hingga 14 S-400 Triumph dan dua sistem pertahanan udara Pantsir, serta tiga radar KASTA-2E2 dan 48Y6 Podlyot.
Selain itu, dikatakan bahwa lapangan terbang tersebut digunakan untuk menyimpan setidaknya 15 hingga 60 rudal untuk sistem pertahanan Triumph, dengan lebih banyak lagi diharapkan akan dikirimkan oleh Angkatan Udara Rusia.
Baca Juga: Belarusia Dapat Pasokan Rudal Rusia Berkemampuan Nuklir
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko tetap menjadi sekutu setia Presiden Rusia Vladimir Putin meskipun ada kecaman internasional atas invasi Rusia ke Ukraina.
Berbagi perbatasan dengan Rusia dan Ukraina, Lukashenko telah mengizinkan pasukan Rusia melewati negara itu, memberi mereka rute yang lebih langsung ke ibu kota Ukraina, Kyiv.
Setelah pasukan Rusia gagal merebut Kyiv pada awal perang, Pentagon mengatakan pada April bahwa Kremlin menggunakan Belarus untuk mengerahkan pasukan.
Baca Juga: Ukraina Laporkan Serangan Besar dari Wilayah Belarusia
Hajun Belarusia melaporkan pekan lalu telah terjadi "setidaknya delapan ledakan" di dekat lapangan terbang Ziabrovka berdasarkan laporan saksi mata. Pejabat Belarusia mengaitkan ledakan apa pun dengan kendaraan yang terbakar setelah mesinnya diganti dan mengatakan tidak ada korban.
Tetapi kelompok pemantau memposting video yang menunjukkan apa yang digambarkan sebagai "kilatan besar" di dekat lapangan terbang, mengatakan itu tidak konsisten dengan "kebakaran mesin."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




