Pertama di Indramayu, Ibu Lahirkan 5 Bayi Kembar
Selasa, 9 Juli 2024 | 10:43 WIB
Indramayu, Beritasatu.com - Nuraeni (32), seorang ibu di Desa Bodas, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, melahirkan lima bayi kembar, melalui proses persalinan caesar di RSUD Indramayu, Minggu (7/7/2024). Kasus ini merupakan yang pertama di Indramayu.
Dari kelima bayi tersebut, empat bayi berjenis kelamin perempuan dan satu laki-laki. Kelimanya lahir dengan kondisi sehat, tetapi prematur.
Direktur RSUD Indramayu, Deden Bonny Koswara, mengungkapkan, awalnya tim medis RSUD hanya mendeteksi empat bayi dalam kandungan Nuraeni.
"Kami lakukan pemeriksaan oleh tim medis kami, pada saat dilakukan USG didapati ada empat bayi yang terdeteksi oleh USG," ungkapnya saat ditemui di RSUD Indramayu, Selasa (9/7/2024).
Deden mengatakan, setelah melakukan operasi caesar, ternyata Nuraeni melahirkan lima orang anak sekaligus.
"Setelah kami melakukan persiapan, dilakukan operasi pada pukul 18.44 WIB dan selesai pukul 19.45 WIB, Alhamdulillah hasilnya lima bayi berhasil kami selamatkan," katanya.
Deden menyampaikan, kelima bayi kembar tersebut lahir dalam kondisi prematur karena memiliki berat kurang dari 2.500 gram. Meski prematur, namun kelima bayi beserta sang ibu dalam keadaan sehat.
"Bayi pertama hingga ke empat berjenis kelamin perempuan, beratnya bervariasi antara 1.250 gram hingga 1.990 gram, dan bayi yang kelima berjenis kelamin laki-laki dengan berat 1.900 gram. Kondisi kelimanya prematur, karena berat badannya kurang dari 2.500 gram," ucapnya.
Saat ini, Deden memaparkan, kelima bayi kembar dan sang ibu masih menjalani masa pemulihan dan pengawasan tim medis.
"Karena prematur, maka kami beri perlakukan khusus. Mereka kami tempatkan di inkubator. Kondisinya secara umum baik, semuanya sehat dan sedang dalam pengawasan tim medis kami," paparnya.
Deden menjelaskan, peristiwa melahirkan lima bayi sekaligus itu, baru pertama terjadi di Indramayu.
"Jadi pada saat pembuahan, antara sel telur dengan sel spermanya itu kemudian membelah menjadi lima. Kejadian ini memang jarang, di Indramayu juga baru pertama kali terjadi," jelasnya.
"Alhamdulillah proses persalinan ini ditanggung oleh BPJS yang dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




