Keluarga Korban di Kali Bekasi Datangi RS Polri Serahkan Sidik Jari di Ijazah
Rabu, 25 September 2024 | 17:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Keluarga salah satu korban dalam penemuan tujuh mayat mengapung di Kali Bekasi, Jatiasih, Jawa Barat mendatangi RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menyerahkan sidik jari yang ada di ijazah.
"Tadi ijazah yang ada sidik jarinya diminta yang lainnya sudah," kata ayah korban VS (15), Maulana kepada wartawan di RS Polri, Rabu (25/9/2024).
Menurut Maulana, pihaknya masih menunggu karena pada kemarin, Selasa (24/9/2024) ia bersama istrinya juga telah melakukan tes DNA. Sebab masih ada berkas yang kurang yaitu sidik jari dari dokumen tersebut.
"Masih menunggu juga terus persyaratannya kita kurang dari sidik jari. Ini kita masih menunggu, tetapi belum tahu hasilnya sampai kapan," ucapnya.
Sementara itu, Melinda yang merupakan ibu dari korban VS mengatakan, apabila sidik jari sudah ada jenazah bisa dipulangkan.
"Pimpinan bilang kalau sidik jari sudah ada bisa dipulangkan sedangkan sampai sekarang belum. Belum bisa dipastikan katanya seminggu," tutur Melinda.
Diketahui, saat ini dua dari tujuh jenazah telah berhasil diidentifikasi yaitu Muhammad Rizky, laki-laki 19 tahun dan berhasil teridentifikasi berdasarkan data sidik jari, medis atau ciri-ciri medis, dan properti atau barang kepemilikannya.
Sementara itu jenazah kedua teridentifikasi atas nama Ahmad Dafi, laki-laki 16 tahun berdasarkan data gigi, sidik jari, medis, dan properti.
Lima jenazah lainnya masih belum teridentifikasi karena masih kurangnya data dan butuh pemeriksaan lebih lanjut. RS Polri juga saat ini masih mengumpulkan data antemortem dari pihak keluarga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




