Aura Cinta Berani Kritik Dedi Mulyadi, Netizen Geram! Ini Kronologinya
Minggu, 27 April 2025 | 22:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Seorang remaja bernama Aura Cinta mengkritik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait berbagai kebijakan yang diterapkan di wilayah Jawa Barat. Kritikan itu justru disorot netizen. Lalu bagaimana kontroversi remaja yang kritik Dedi Mulyadi itu bermula?
Berdasarkan penelusuran Beritasatu.com, Minggu (27/5/2025), Aura Cinta pada awalnya mengunggah sebuah video pendek tentang penggusuran yang ia alami. Diketahui rumah orang tuanya yang ada di wilayah proyek strategis Bendung Sungai Hulu (BSH) 0 Kali Cikarang dan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) digusur oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi karena dengan ilegal berdiri di atas lahan negara.
Hal itu yang membuat Aura Cinta membuat video pendek yang ia unggah di akun TikTok miliknya. Dalam video pendek itu, ia mengungkapkan semua keresahannya.
Ia menganalisa penggusuran rumahnya merupakan bentuk realisasi dari kebijakan pemerintah pusat di Jawa Barat. Ia kemudian mengkritik semua kebijakan yang memang terkait dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Larangan motor, sekolah tanpa wisuda, bahkan bendungan yang bikin warga terusir dari rumahnya," ucap Aura Cinta yang saat ini dikenal sebagai remaja yang mengkritik Dedi Mulyadi.
"Katanya untuk rakyat, tetapi kenapa rakyat kecil terus yang dikorbanin," sambungnya.
Video kritik itu kemudian viral dan jadi sorotan netizen. Tidak terkecuali Dedi Mulyadi yang disinggung kebijakannya oleh Aura Cinta.
Hal itu yang membuat Dedi Mulyadi tergerak untuk meluruskan keresahan Aura Cinta berikut warga yang jadi korban penggusuran.Ia kemudian mengundang Aura Cinta bersama orang tuanya untuk berdiskusi.
Proses diskusi itu kemudian ditayangkan oleh Dedi Mulyadi ke kanal YouTube miliknya. Diskusi itu yang kemudian langsung tersebar luas lagi.
Apalagi dalam diskusi tersebut, Aura Cinta tergolong berani mempertahankan pendapatnya. Ia tetap yakin ada kebijakan lain yang bisa dilakukan oleh Dedi Mulyadi sehingga tidak merugikan orang banyak yang berbeda pandangan dengan gubernur Jawa Barat itu.
Dedi Mulyadi sendiri menghargai pendirian Aura Cinta. Hanya saja ia menyayangkan Aura Cinta belum bisa melihat kebijakannya secara menyeluruh.
Ia mencontoh kebijakan larangan wisuda yang justru dianggap memberatkan banyak wali murid. Ia menyayangkan,di tengah kondisi ekonomi yang dialami keluarga Aura Cinta, remaja tersebut masih memaksakan wisuda tidak dihapus.
“Saya mengucapkan terima kasih. Saya bersedia dikritik dan yang mengkritik saya undang. Bahkan, yang mengkritik pun saya tawari bantuan kontrakan,” ucapnya.
Konflik itu yang kemudian membuat Aura Cinta disorot netizen.S Mereka bahkan melakukan perundungan virtual ke semua akun media sosial milik remaja yang kritik Dedi Mulyadi itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




