Tinjau Isolasi Terpadu di Bandung, Ganip Minta Masyarakat Patuh Prokes
Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:03 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Ganip Warsito, meninjau Pusat Isolasi Terpadu untuk pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jarak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/7/2021) sore.
Tinjauan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas, tenaga medis dan non-medis, juga kondisi ruangan sudah siap untuk mulai menerima warga yang dinyatakan positif Covid-19 menjalani isolasi terpadu.
Pada kesempatan tersebut, Ganip mengingatkan masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan (prokes). Menurutnya, prokes adalah hulu untuk menekan kenaikan angka kasus Covid-19 di Indonesia.
"Tetap jaga protokol kesehatan ya, jaga jarak dijaga selalu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) ini dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com.
Semantara itu, Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, pengoperasian pusat isolasi terpadu ini hanya tinggal menunggu kesiapan dari para personel.
"Setelah ini kami akan menginventaris dari sisi SDM untuk kita lihat ketersedian dan kesiapannya. Kalau sudah rampung, Insyaallah bisa langsung beroperasi secepatnya" jelas Dadang.
Dadang menyebutkan, saat ini kebutuhan tenaga kesehatan untuk isolasi terpadu di Wisma Atlet Jalak Harupat adalah 8 dokter, 16 perawat, 2 sanitarian, 2 nutrisionis, dan 2 ahli teknologi laboratorium medis (ATLM).
Lebih lanjut, Dadang mengatakan, pusat isolasi terpadu ini nantinya diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan kategori orang tanpa gejala (OTG), agar proses isolasi lebih terpantau.
Pusat isolasi terpadu Wisma Atlet Jalak Harupat memiliki 44 kamar yang diperuntukkan bagi 80 pasien. Ada 12 kamar yang berada di lantai 1, dan masing-masing 16 kamar di lantai 2 dan 3. Satu kamar terdiri dari 2 ruang tidur, ruang tamu, dan dapur.
Turut hadir dalam tinjauan tersebut Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjono, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto, dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II TNI Marsdya Imran Baidirus.
Hadi mengatakan, saat ini kasus aktif di Indonesia masih cukup tinggi. Oleh sebab itu, dia mengingatkan seluruh komponen bangsa harus bekerja bersama-sama secara serius untuk menangani pandemi Covid-19. Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap kesiapan fasilitas isolasi terpadu.
"Kabupaten Bandung, mantap," kata Hadi.
Sebelumnya, Kepala BNPB bersama rombongan sudah terlebih dahulu meninjau RSUD Al-Ihsan untuk agenda yang sama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




