ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Layang-Layang One Piece Laris Manis, Perajin Boyolali Panen Cuan

Kamis, 7 Agustus 2025 | 10:45 WIB
JL
DM
Penulis: Joko Laksono | Editor: DM
Popularitas anime One Piece rupanya membawa berkah bagi para perajin layang-layang di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Sejak awal Agustus 2025, mereka kebanjiran pesanan, terutama untuk layangan berdesain karakter bajak laut dari anime Jepang tersebut.
Popularitas anime One Piece rupanya membawa berkah bagi para perajin layang-layang di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Sejak awal Agustus 2025, mereka kebanjiran pesanan, terutama untuk layangan berdesain karakter bajak laut dari anime Jepang tersebut. (Beritasatu.com/Joko Laksono)

Boyolali, Beritasatu.com - Popularitas anime One Piece rupanya membawa berkah bagi para perajin layang-layang di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Sejak awal Agustus 2025, mereka kebanjiran pesanan, terutama untuk layangan berdesain karakter bajak laut dari anime Jepang tersebut.

Menariknya, bukan hanya anak-anak dan remaja yang menggemari layangan ini, tetapi juga orang dewasa. Salah satu perajin, Sholikin (45), mengaku permintaan melonjak drastis sejak masa liburan sekolah.

"Sejak libur sekolah kemarin sampai sekarang, pesanan terus naik. Yang paling laris kru bajak laut dari One Piece," ujarnya kepada Beritasatu.com, Kamis (7/8/2025).

ADVERTISEMENT

Dalam sehari, Sholikin mampu memproduksi tiga hingga lima layang-layang ukuran besar, mulai dari 1,5 meter hingga lebih dari 2 meter. Bahkan, jika ada pemesanan dengan ukuran khusus, ia siap melayani.

"Kalau ada yang pesan lebih besar lagi, saya buatkan juga," tambahnya.

Harga layangan bervariasi, mulai dari Rp 175.000 hingga Rp 600.000 tergantung desain dan ukuran. Penjualan dilakukan secara langsung dari rumah maupun lewat media sosial seperti Facebook.

"Sekarang hampir tiap hari ramai. Enggak cuma musim 17-an. Banyak juga pembeli dari luar desa, bahkan dari luar Boyolali," ujarnya antusias.

Kondisi ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu penjualan biasanya hanya ramai saat musim kemarau atau menjelang hari kemerdekaan. Kini, budaya pop, seperti One Piece ikut menghidupkan kembali permainan tradisional Indonesia.

Salah satu pembeli, Taupik, mengaku rela datang langsung ke rumah perajin demi membelikan layangan untuk anaknya. "Saya dari ujung Boyolali sana. Anak saya pengin main bareng teman-temannya, jadi saya belikan layangan jenis bapangan seharga Rp 175.000," ujarnya.

Fenomena ini tidak hanya membuktikan tren masa kini bisa berdampingan dengan budaya lokal, tetapi juga menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

One Piece Jadi Ikon Perlawanan Gen Z di Meksiko, 100 Polisi Luka

One Piece Jadi Ikon Perlawanan Gen Z di Meksiko, 100 Polisi Luka

INTERNASIONAL
Bendera One Piece Jadi Simbol pada Unjuk Rasa di Dunia, Apa Alasannya?

Bendera One Piece Jadi Simbol pada Unjuk Rasa di Dunia, Apa Alasannya?

INTERNASIONAL
Terinspirasi dari RI, Bendera One Piece Menjalar ke Demo Nepal-Prancis

Terinspirasi dari RI, Bendera One Piece Menjalar ke Demo Nepal-Prancis

INTERNASIONAL
Polisi Tangkap Pendemo Bawa Bendera One Piece di Depan Gedung DPR

Polisi Tangkap Pendemo Bawa Bendera One Piece di Depan Gedung DPR

JAKARTA
Puan: Dari Meme Naruto hingga One Piece, Semua Suara Perlu Didengar

Puan: Dari Meme Naruto hingga One Piece, Semua Suara Perlu Didengar

NASIONAL
Demo Bupati Pati, 2 Warga Ini Disebut Mirip Karakter One Piece

Demo Bupati Pati, 2 Warga Ini Disebut Mirip Karakter One Piece

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon