Kukuhkan Tim SPAB SMPN 6, Qus Qowim: Semua Harus Siap Hadapi Bencana
Sabtu, 10 Mei 2025 | 20:41 WIB
Kediri, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menggelar simulasi penanganan bencana alam di SMPN 6 Kota Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (10/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah melalui pembentukan tim satuan pendidikan aman bencana (SPAB) SMPN 6.
Dalam simulasi, digambarkan kondisi darurat saat gempa bumi mengguncang sekolah di tengah proses belajar mengajar. Tim SPAB yang terdiri dari siswa, guru, komite sekolah, hingga warga sekitar langsung bergerak cepat sesuai prosedur.
Koordinator SPAB melaporkan kejadian tersebut kepada kepala sekolah, yang selanjutnya menyampaikan laporan ke kanal aduan Lapor Mbak Wali 112. Laporan tersebut diteruskan ke BPBD Kota Kediri dan Dinas Kesehatan untuk penanganan lebih lanjut di lokasi.
Kelurahan Rawan Bencana Jadi Prioritas
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto menyebutkan SMPN 6 dipilih sebagai lokasi simulasi karena berada di Kelurahan Gayam. Kelurahan tersebut, termasuk wilayah rawan bencana, seperti banjir, gempa bumi, longsor, cuaca ekstrem, dan kekeringan.
“SPAB di sini terdiri dari 35 orang yang sudah dilatih selama empat hari. Mereka tahu tugas masing-masing dan sudah siap sosialisasi ke lingkungan,” ujar Joko terkait pembentukan Tim SPAB SMPN 6 untuk simulasi bencana.
Selain SMPN 6, SPAB juga telah dibentuk di SDN Betet 1, SMAN 2 Kediri, dan SMA 5 Taruna Brawijaya.
Dukung Kesiapsiagaan Kolektif
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin (Gus Qowim) hadir langsung untuk mengukuhkan Tim SPAB SMPN 6. Ia menegaskan, seluruh lapisan masyarakat harus siap menghadapi potensi bencana.
"Simulasi ini menunjukkan kesiapsiagaan harus dimiliki semua pihak, bukan hanya instansi. Harapannya, semua sekolah punya SPAB untuk membangun ketahanan terhadap bencana," ungkapnya.
Gus Qowim juga menyoroti pentingnya penggunaan call center Lapor Mbak Wali 112, yang dapat diakses masyarakat untuk pelaporan darurat bencana atau masalah lainnya.
Simulasi bencana yang digelar Pemkot Kediri bukan hanya ajang latihan, tetapi juga upaya konkret membentuk budaya sadar bencana. Melalui Tim SPAB SMPN 6, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat edukasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




