Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Masih Bertahan di Pelabuhan Ketapang
Sabtu, 5 Juli 2025 | 05:58 WIB
Banyuwangi, Beritasatu.com – Puluhan keluarga korban insiden tenggelamnya kapal motor penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya memilih masih bertahan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi.
Pihak keluarga tetap setia menunggu di lokasi sejak kapal dinyatakan tenggelam pada Rabu (2/7/2025) dan berharap ada kabar baik terkait anggota keluarga yang masih dalam proses pencarian.
Salah satu keluarga korban, Ayu, warga asal Banyuwangi, mengaku telah dua hari menunggu di posko terpadu tersebut. Ia menyebut mertuanya menjadi salah satu penumpang kapal tersebut, sang mertua tengah dalam perjalanan menuju Bali untuk menjenguk cucunya.
"Kontak terakhir kami malam sebelum kejadian. Setelah itu beliau langsung tidak bisa dihubungi,” kata Ayu kepada Beritasatu.com pada Jumat (4/7/2025) malam.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com terlihat sejumlah keluarga tidur beralaskan tikar seadanya dan mengandalkan tenda darurat sebagai tempat berlindung.
Melihat situasi tersebut, Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra memastikan akan ada tambahan bantuan logistik untuk menunjang kenyamanan para keluarga korban yang menunggu di posko.
"Kami prihatin dengan keluarga korban yang sedang menunggu di tempat fasilitas posko yang diberikan. Kami perlu menambah selimut dan matras untuk para keluarga," ujarnya.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) malam sekitar pukul 23.35 WIB. Data manifes mencatat kapal mengangkut sebanyak 65 orang terdiri dari 53 penumpang dan 12 anak buah kapal (ABK), serta 22 unit kendaraan. Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim search and rescue (SAR) gabungan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




