ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Eri Cahyadi: 153 Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri, 3 Beroperasi

Selasa, 22 Juli 2025 | 10:10 WIB
JP
DM
Penulis: Julianus Palermo | Editor: DM
Wali Kota Surabaya Eri Chayadi mencatat sebanyak 153 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) telah resmi terbentuk dan terdaftar secara legal di Kementerian Hukum (Kemenkum). Dari jumlah tersebut, tiga koperasi sudah aktif beroperasi, mencakup usaha bahan pokok, simpan pinjam, dan toko kelontong.
Wali Kota Surabaya Eri Chayadi mencatat sebanyak 153 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) telah resmi terbentuk dan terdaftar secara legal di Kementerian Hukum (Kemenkum). Dari jumlah tersebut, tiga koperasi sudah aktif beroperasi, mencakup usaha bahan pokok, simpan pinjam, dan toko kelontong. (Beritasatu.com/Julianus Palermo)

Surabaya, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat sebanyak 153 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) telah resmi terbentuk dan terdaftar secara legal di Kementerian Hukum (Kemenkum). Dari jumlah tersebut, tiga koperasi sudah aktif beroperasi, mencakup usaha bahan pokok, simpan pinjam, dan toko kelontong.

Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Senin (21/7/2025), sebagai bentuk komitmen pemkot dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan. "Alhamdulillah, sudah terbentuk di 153 kelurahan. Tiga koperasi sudah jalan. Ada yang bergerak di bahan pokok, simpan pinjam, dan toko kelontong,” ujarnya.

Salah satu koperasi bahkan telah menjalin kerja sama dengan Kota Blitar dalam pemenuhan bahan pokok. Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga tengah menyiapkan kerja sama dengan Bulog, agar harga komoditas seperti beras tetap sesuai harga eceran rertinggi (HET).

ADVERTISEMENT

“Penjualan beras nanti bisa dilakukan di koperasi, dan kami akan kerja sama dengan Bulog,” imbuh Eri.

Untuk mendukung permodalan koperasi, Pemkot Surabaya menyediakan akses pinjaman berbunga ringan sebesar 0-3%. Pemerintah pusat pun menyiapkan skema bantuan tersendiri.

Setiap KKMP juga akan menerapkan sistem digitalisasi untuk menjamin transparansi pengelolaan, mulai dari pencatatan barang masuk keluar hingga laporan sisa hasil usaha. “Semua transaksi dilakukan lewat aplikasi. Keuntungan pun bisa langsung terpantau,” jelas Eri.

Ia menegaskan, KKMP menjadi bagian dari gerakan gotong royong dan semangat Kampung Pancasila, yaitu warga didorong untuk belanja kebutuhan pokok di koperasi milik sendiri. "Kalau beli, ya belinya di Koperasi Merah Putih. Itu bentuk pergerakan ekonomi warga sendiri,” tutup Eri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Link Pengumuman Hasil Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026

Link Pengumuman Hasil Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026

NASIONAL
Kapan Hasil Seleksi Kompetensi Koperasi Merah Putih 2026 Diumumkan?

Kapan Hasil Seleksi Kompetensi Koperasi Merah Putih 2026 Diumumkan?

NASIONAL
Wamenkop Respons Gangguan Tes CAT Seleksi Manajer Kopdes

Wamenkop Respons Gangguan Tes CAT Seleksi Manajer Kopdes

OTOTEKNO
Kemenkop Siapkan Peresmian 30.000 Gedung Koperasi Merah Putih

Kemenkop Siapkan Peresmian 30.000 Gedung Koperasi Merah Putih

EKONOMI
Kontrak Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Bagaimana Selanjutnya?

Kontrak Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Bagaimana Selanjutnya?

NASIONAL
Ini Jadwal Seleksi Kompetensi dan Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih

Ini Jadwal Seleksi Kompetensi dan Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon