ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jaga Psikologis Anak dari Demo, Siswa SD-SMP Surabaya Belajar di Rumah

Minggu, 31 Agustus 2025 | 12:57 WIB
JP
JS
Penulis: Julianus Palermo | Editor: JAS
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh. (Beritasatu.com/Julianus Palermo)

Surabaya, Beritasatu.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh mengimbau kepada segenap pelajar tingkat SD-SMP untuk belajar dari rumah, mulai Senin (1/9/2025) hingga Kamis (4/9/2025). 

Yusuf menegaskan, keputusan tersebut ditempuh dengan mempertimbangkan kondisi psikologis anak karena aksi demonstrasi yang berlangsung selama beberapa hari terakhir di sejumlah titik di Kota Surabaya.

"Betul, siswa akan melakukan pembelajaran di rumah pada 1-4 September 2025, tetapi melihat kondisi juga karena dengan adanya aksi ini. Tentu berpengaruh pada psikologis anak, dan menurut saya untuk metode pembelajaran ini kan memang ada banyak," tegas Yusuf, Minggu (31/8/2025)

Yusuf pun menegaskan, dengan kondisi di sejumlah titik kota yang disebut-sebut belum kondusif, pihaknya menegaskan kegiatan pembelajaran tidak masalah untuk dilaksanakan di rumah sementara waktu.

ADVERTISEMENT

"Nanti saat pembelajaran di rumah ini metodenya daring. Jadi nanti akan dipandu guru, lewat link, tatap muka online khusus untuk anak SD dan SMP, kalau PAUD menyesuaikan," beber Yusuf.

Walau belajar daring dari rumah, Yusuf menginstruksikan kepada segenap dewan guru untuk tetap memberikan pembelajaran menggunakan metode yang tersedia, dan memberikan tugas-tugas.

"Pembelajaran di rumah juga tetap akan ada tugas bagi anak-anak dengan jam pembelajaran yang efektif. Namun, ini sifatnya kondisional karena kalau lama-lama belajar di rumah juga kurang efektif," ucapnya.

Terkait sejumlah pelajar di Surabaya yang melakukan demonstrasi dan turun ke jalan bersama massa aksi lainnya, Yusuf mengimbau segenap pelajar untuk fokus belajar

"Saya bilang ke anak-anak untuk fokus saja pada pembelajaran, saya juga berharap agar orang tua turut memantau anak-anak," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon