ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BMKG Deteksi 383 Hotspot Karhutla di Riau, Terluas di Rokan Hilir

Senin, 4 Agustus 2025 | 09:06 WIB
ER
IC
Penulis: Effendi Rusli | Editor: CAH
Karhutla di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau beberapa hari lalu.
Karhutla di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau beberapa hari lalu. (Beritasatu.com/Effrndi Rusli)

Pekanbaru, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru mendeteksi sebanyak 383 hotspot (titik panas) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. 

Kepala BMKG Stasiun SSK II Pekanbaru Irwansyah Nasution melalui Forecaster on Duty Anggun R mengatakan, seluruh hotspot itu berada di tujuh kabupaten/kota di Riau. Titik panas terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 281 titik. 

"Riau total hotspot sebayak 383 yang berada di Bengkalis 78 titik, Kota Dumai 12 titik, Kampar satu titik, Pelalawan dua titik, Rokan Hilir 281 titik, Rokan Hulu 3 titik dan Indragiri Hilir 6 titik," kata Anggun, Senin (6/8/2025). 

ADVERTISEMENT

Dijelaskan Anggun, cuaca khusus Kota Pekanbaru dan sekitarnya Kabur-Berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, dan Meranti.

"Kualitas udara di Kota Pekanbaru tergolong sedang dengan grafik warna biru menunjukkan angka 16,5 µg/m³," pungkasnya. 

Luas Lahan Terbakar 

Sejak Januari hingga Juli, luas lahan yang terbakar mencapai 1.404,38 hektare. Sesuai data Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, karhutla terluas terjadi di Kabupaten Rokan Hilir yakni 280,25 hektare. 

Kepala BPBD Riau Edy Afrizal mengatakan, selain di Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kota Dumai, Kabupaten Meranti dan Kampar juga mengalami kebakaran lahan yang cukup luas. 

"Terluas di Kabupaten Rokan Hilir yakni 280,5 hektare, disusul 232,3 hektare di Rohul, 225,5 hektare di Kampar, dan 185,2 hektare di Meranti," kata Edy Afrizal. 

Selanjutnya, Kota Dumai 65,38 hektare, Bengkalis 78,70 hektare,Siak 94,69 hektare,  Pwkanbaru 51,36 hektare, Pelalawan 96,50 hektare, Indragiri Hulu 52,25 hektare, Indragiri Hilir 41,50 hektare, dan Kuansing 3,50 hektare. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BMKG Catat 310 Titik Panas di Riau, Api Muncul di Beberapa Wilayah

BMKG Catat 310 Titik Panas di Riau, Api Muncul di Beberapa Wilayah

NUSANTARA
BMKG Temukan 213 Hotspot Karhutla di Riau, Bengkalis Tertinggi

BMKG Temukan 213 Hotspot Karhutla di Riau, Bengkalis Tertinggi

NUSANTARA
Karhutla Riau Capai 1.041 Hektare, Pelalawan Terparah

Karhutla Riau Capai 1.041 Hektare, Pelalawan Terparah

KEPULAUAN RIAU
3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Sumber Air Sulit

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Sumber Air Sulit

KEPULAUAN RIAU
275 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Riau, Bengkalis Terbanyak

275 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Riau, Bengkalis Terbanyak

KEPULAUAN RIAU
Ratusan Warga Aceh Barat Alami ISPA Akibat Paparan Asap Karhutla

Ratusan Warga Aceh Barat Alami ISPA Akibat Paparan Asap Karhutla

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon