ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Trypophobia, Perasaan Tak Nyaman Saat Melihat Pola Berlubang

Jumat, 25 Agustus 2023 | 08:09 WIB
ZA
WP
Penulis: Zatia Iwana Akalili | Editor: WDP
Istilah trypophobia merujuk pada perasaan tidak nyaman atau takut yang muncul saat melihat pola berlubang atau berongga,
Istilah trypophobia merujuk pada perasaan tidak nyaman atau takut yang muncul saat melihat pola berlubang atau berongga, (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Trypophobia merupakan sebuah gangguan yang dialami oleh sebagian orang. Istilah trypophobia merujuk pada perasaan tidak nyaman atau takut yang muncul saat melihat pola berlubang atau berongga, seperti sarang lebah.

Ketakutan yang berlebihan pada fobia ini dapat menghambat aktivitas sehari-hari bagi pengidap. Bahkan dapat memicu reaksi fisik dan emosional setiap melihat pola berlubang. Umumnya, semakin besar pola tersebut, akan semakin meningkat rasa tidak nyaman.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkap trypophobia, gejala, penyebab, dan cara mengatasinya.

ADVERTISEMENT

Apa Itu Trypophobia?
Trypophobia merupakan ketakutan akan pola berulang yang berbentuk lubang atau tonjolan yang berdempetan. Penderita trypophobia biasanya akan merasa sangat cemas karena melihat pola tersebut, misalnya sarang lebah, spons, buah dengan biji, atau bunga matahari.

Fobia ini tidak diakui dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM-5) American Psychiatric Association saat ini, tetapi beberapa orang dengan pengidap trypophobia mungkin sesuai dalam kriteria DSM-5 yang memiliki fobia.

Gejala Trypophobia
Orang yang mengalami trypophobia dapat menunjukkan beberapa gejala mulai dari yang ringan sampai berat. Gejala yang mungkin dialami, seperti rasa jijik, takut, tidak nyaman, atau ketika melihat pola berlubang.

Adapun gejala yang dapat dirasakan secara fisik, di antaranya gatal-gatal pada kulit, mual, pusing, berkeringat, dan gemetar.

Jika trypophobia sudah mencapai tingkat yang parah, hal tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami serangan panik, seperti kesulitan bernapas, otot kaku, detak jantung lebih cepat, dan gejala lainnya.

Penyebab Trypophobia
Walaupun belum ada penjelasan yang pasti, terdapat teori yang mengatakan bahwa otak mungkin mengaitkan kelompok lubang dengan potensi bahaya. Hal ini bisa menjadi alasan di balik reaksi yang muncul saat melihat pola berlubang. Misalnya, lubang-lubang kecil dapat dihubungkan dengan gambaran kulit ular berbisa atau mata laba-laba besar. Selain itu, lubang-lubang juga bisa mengingatkan seseorang pada penyakit atau masalah kulit.

Cara Mengatasi Trypophobia
Penanganan fobia umumnya melibatkan berbagai jenis terapi. Salah satu pendekatan yang sering digunakan untuk mengatasi trypophobia adalah terapi eksposur. Metode ini dianggap cukup efektif karena nantinya pasien akan dihadapkan dengan gambar atau benda dengan pola berlubang hingga pasien terbiasa.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon