Sarah Azhari Bantah Keluarga Buang Ibra karena Sering Terlibat Narkoba
Jumat, 12 Januari 2024 | 09:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Artis Sarah Azhari membantah keluarga besar Azhari tak peduli dan membuang Ibra Azhari, lantaran kerap terlibat penggunaan narkotika yang membuatnya terjerat hukum hingga enam kali. Hal itu diungkapkan Sarah Azhari saat ditemui di kawasan Tendean Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2024).
"Enggak benar, kalau ada ungkapan kami tidak perhatian dan membuang Ibra Azhari sebagai adik dan kakak kami. Justru kami yang memberikan dia perhatian lebih saat dia dipenjara beberapa kali," ujar Sarah.
Diakui Sarah, Ibra memang tak pernah mengizinkan keluarga besarnya untuk menjenguknya saat dirinya tengah di penjara. Namun, mereka tetap menyuplai segala kebutuhan untuk kehidupan Ibra saat di dalam penjara,
"Dia (Ibra) memang enggak pernah mau dijenguk karena kata dia jauh tempatnya (penjara) dan dia memang tipikal yang tidak mau merepotkan keluarga. Kata dia enggak perlu dijenguk, tetapi diurus dia saja. Jadi kalau dibilang ditinggal keluarga itu enggak benar. Kita urus kebutuhan dia saja," terangnya.
Lebih lanjut, kata Sarah, keluarga besar mereka memang tak semuanya tinggal di Indonesia. Namun untuk urusan komunikasi, mereka tetap baik meskipun berbeda-beda lokasi tinggalnya.
"Dari kami delapan bersaudara, cuma saya, Ayu, Ibra dan Lukman saja yang tinggal di Indonesia, selebihnya mereka tinggal di luar negeri. Namun, tetap sebagai keluarga kita tetap berkomunikasi meski lewat telepon. Kita selalu berupaya komunikasi setiap ada masalah apapun dalam keluarga," tegasnya.
Sarah Azhari juga menyayangkan, apabila ada isu yang menyebut keluarga besarnya membuang Ibra Azhari, sehingga Ibra menggunakan narkotika untuk mengatasi kegalauan dan kesepiannya.
"Kayaknya enggak mungkin Ibra bilang begitu. Mungkin ini hanya isu yang kemudian diberitakan dan dibesar-besarkan. Mungkin dia malu dengan kondisi ini, tetapi yang pasti keluarga akan tetap support Ibra karena enggak ada itu yang namanya bekas keluarga, enggak ada yang namanya bekas kakak atau adik. Kami tetap berupaya untuk bisa menyembuhkan dia karena kondisi dia pasti sekarang tengah sedih karena sudah bertahun-tahun kena zat adiktif, makanya kita support dia sembuh dan bebas dari narkoba," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




