5 Wanita Jadi Tersangka Praktik Aborsi Ilegal di Apartemen Kelapa Gading,
Kamis, 21 Desember 2023 | 06:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian berhasil menangkap lima wanita yang diduga terlibat dalam praktik aborsi ilegal di sebuah klinik yang beroperasi secara ilegal di salah satu apartemen di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Para wanita tersebut diidentifikasi dengan inisial D (49), OIS (42), AF (43), AAF (18), dan S (33)," ujar Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Gading, Komisaris Polisi Maulana Mukarom, dalam konferensi pers di Jakarta Utara pada Rabu (20/12/2023).
Maulana menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan ketika petugas melaksanakan penggerebekan pada Rabu sore.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kelima tersangka memiliki peran berbeda. D diketahui berperan sebagai seorang dokter tanpa latar belakang medis yang sah, dengan lulusan dari Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA).
Sedangkan OIS adalah individu yang membantu D dalam melaksanakan praktik aborsi ilegal, tanpa memiliki latar belakang medis yang memadai, dan hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Kami menemukan dua tersangka di lokasi praktik aborsi tersebut," tambah Maulana.
AF adalah orang tua dari AAF, yang merupakan korban aborsi ilegal yang dilakukan oleh D dan OIS.
Sementara itu, S adalah seorang pasien lain yang ditemukan sedang menggugurkan kandungannya saat polisi melakukan penggeledahan di unit apartemen.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, praktik aborsi tersebut dilaporkan telah terjadi sebanyak 20 kali dalam dua bulan terakhir. Tarif yang dikenakan kepada setiap pasien bervariasi, berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 12 juta.
Pada penggeledahan hari Rabu, Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading menemukan janin-janin yang disimpan di dalam lemari kamar unit apartemen, bersama dengan sejumlah peralatan medis yang diduga digunakan untuk melakukan aborsi.
"Mengikuti pengakuan tersangka, janin-janin tersebut biasanya dibuang di kloset. Setelah berkoordinasi dengan pihak manajemen, satu janin tambahan ditemukan di tempat pembuangan gedung apartemen," jelas Maulana.
Ia juga mengungkapkan bahwa ditemukan dua lokasi dengan dua janin, serta satu janin lain yang tidak berhasil diselamatkan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
"Terakhir ini berasal dari perempuan yang menjalani aborsi dan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




