Bima Arya Minta Geng Motor Pembuat Onar di Bogor Diproses Hukum
Jumat, 29 April 2022 | 10:06 WIB
Bogor, Beritsatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta pihak kepolisian memproses hukum anggota geng motor yang melakukan tindak kriminal di Kota Bogor.
Diketahui, aparat dari Polresta Bogor Kota membubarkan aksi konvoi geng motor di kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, Kamis (28/4/2022) malam. Sebanyak 70 orang diduga anggota geng motor diamankan polisi.
Dari puluhan anggota geng motor yang diamankan itu, sebagian besar masih berusia remaja. Mereka kemudian dikumpulkan di Tugu Kujang dengan dada terbuka. Bima yang datang malam itu nampak geram.
"Siapa di sini pentolannya? Ketuanya mana?," tanya Bima sambil bertolak pinggang.
Baca Juga: Polisi Tangkap 70 Anggota Geng Motor Biang Keributan di Bogor
Tidak menemukan jawaban, sejurus kemudian Bima memerintahkan remaja itu yang mempunyai KTP untuk berdiri.
Kemudian, "siapa ber-KTP Kota Bogor berdiri," tanya Bima Arya dan sebagian besar dari 70 orang itu berdiri.
"Kalian tau ya, ada batasan nakal sama kriminal? Kalau yang kriminal proses hukum penjara," tunjuk Bima.
Bima berharap, geng motor pembuat gaduh tidak ada di Kota Bogor. Ia menekankan, Kota Bogor tidak rela hancur oleh peranggai geng motor kriminal.
Baca Juga: Polisi Gulung 10 Remaja Geng Motor di Bekasi
Selanjutnya, Bima Arya meminta pihak kepolisian untuk memproses hukum apabila ada anggota geng motor tersebut positif mengonsumsi narkoba maupun melakukan tindak kriminal lainnya.
"Mereka juga untuk dites urine semua. Apabila ada yang terbukti sebagai pengacau dan kriminal harus diproses hukum," tegas Bima.
Diberitakan, polisi menangkap sebanyak 70 anggota geng motor yang menjadi biang keributan di Kota Bogor, Kamis (28/4/2022) malam.
Baca Juga: Tawuran Geng Motor Marak, Polres Bekasi Gelar Patroli Rutin
Penangkapan geng motor ini berawal dari laporan masyarakat tentang adanya konvoi sepeda motor yang mengganggu dan meresahkan pengguna jalan di ruas jalan Kota Bogor, menjelang buka puasa.
Dalam konvoi tersebut, mereka menggunakan seluruh badan jalan sambil membentangkan atribut geng motor. Akibatnya pengendara lain tidak bisa melintas hingga mengakibatkan kemacetan. Bahkan, sempat terjadi keributan dengan warga di Gang Aut.
Puluhan anggota geng motor ini berasal dari beberapa wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor. Mereka mengaku konvoi keliling kota untuk merayakan hari ulang tahun XTC.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




