Dapat Tambahan Ribuan Kuota Haji, Menag Tunggu Persetujuan DPR
Kamis, 11 Mei 2023 | 19:20 WIB
Kudus, Beritasatu.com - Terkait adanya penambahan kuota haji oleh Kementerian Haji Arab Saudi sebanyak 8.000 orang untuk Pemerintah Indonesia, Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas menyebut sudah membuat skema untuk penambahan kuota jemaah haji. Namun, hingga kini masih menunggu persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Perihal tersebut dikatakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat kunjungan kerjanya di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada Kamis (11/5/2023) siang. Menurutnya Yaqut, soal pembagian tambahan kuota haji sudah dibuatkan skema pembagian oleh Kementerian Agama.
"Penambahan kuota haji, kan skemanya sudah dibuat untuk memanfaatkan kuota 8.000 jamaah tambahan," kata Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas usai mengikuti acara workshop transformasi kelembagaan IAIN Kudus menuju UIN Sunan Kudus, Kamis, 11/5/2023.
Menag Yaqut menyebut, terkait pembagian penambahan 8.000 kuota jemaah haji terlebih dahulu di usulkan ke DPR. Hingga kini, Menteri Agama pun masih menunggu persetujuan dari DPR untuk segera di sampaikan ke daerah masing-masing.
"Kita dijadwalkan bersama DPR itu tanggal 17 April. Tapi usulan pembagian kuota sudah kita buat, tinggal menunggu persetujuan DPR nanti tanggal 17," terangnya.
Diharapkan, tambahan 8.000 kuota haji ini sedikit mengurangi antrean panjang calon jemaah haji asal Indonesia. Indonesia sendiri merupakan negara yang menerapkan sistem antrian haji, dimana antrian calon jemaah haji reguler hingga mencapai puluhan tahun.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah mendapatkan kuota haji pada keberangkatan tahun 2023 sebanyak 221.000 orang ke tanah suci. Namun, kemudian Kementerian Haji Pemerintah Arab Saudi, memberikan tambahan kuota haji sebanyak 8.000 orang.
Sementara, dilansir dari laman resmi Kemenag RI, jemaah gelombang pertama dijadwalkan mulai memasuki asrama haji embarkasi pada 23 Mei 2023 mendatang. Sehari berikutnya akan diberangkatkan secara bertahap ke Madinah Al-Munawwarah untuk menjalani Arabain.
Sementara, Gelombang kedua masuk asrama mulai tanggal 7 Juni 2023. Secara bertahap, mereka diberangkatkan ke Jeddah mulai tanggal 8 Juni 2023.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




