ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perseteruan PBNU dengan PKB, Lukman Edy Dipanggil Hari Ini

Rabu, 31 Juli 2024 | 12:46 WIB
TS
IC
Penulis: Theressia Sunday Silalahi | Editor: CAH
Lukman Edy.
Lukman Edy. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com -  Perseteruan antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) makin panas seiring dibentuknya panitia khusus atau pansus haji DPR. Terjadinya perseteruan ini dimulai ketika Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menuding Pansus Haji yang dibentuk elite PKB di DPR digunakan untuk menyerang PBNU maupun Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Adanya perseturuan tersebut terlihat dari bocoran surat pemanggilan mantan Sekjen PKB Lukman Edy oleh PBNU pada Selasa (30/7/2024). Dalam surat berkop PBNU yang ditandatangani Wakil Ketua Umum KH Amin Said Husni dan Wakil Sekjen Faisal Saimima tertulis pemanggilan dilakukan untuk memberikan keterangan mengenai masalah hubungan Nahdlatul Ulama dan PKB.

Dalam surat berkop PBNU yang ditandatangani Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni dan Wakil Sekjen Faisal Saimima tertulis pemanggilan dilakukan kepada Muhammad Lukman Edy mantan sekjen PKB.

ADVERTISEMENT

Dalam surat itu, Lukman dipanggil untuk memberikan keterangan mengenai masalah hubungan Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di kantor PBNU pada hari ini, Rabu (31/07/2024) pukul 12.30 WIB. 

Informasi di internal PBNU, Pansus ini juga akan memanggil beberapa tokoh-tokoh lain di PKB serta tokoh-tokoh yang kini sudah tidak di PKB namun memiliki hubungan partai tersebut.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua PBNU Umarsyah membenarkan. “Memang mulai besok (hari ini) tim yang dipimpin KH Anwar Iskandar bekerja. Detailnya seperti apa, kita lihat saja nanti di kantor PBNU,” kata Umarsyah. 

Sebelumnya, Sekjen PBNU Gus Saifullah Yusuf alias Gus Ipul telah mengatakan saat ini pihaknya sedang mendiskusikan untuk membentuk semacam pansus untuk mengembalikan PKB ke NU.

"Pansus itu bakal disebut sebagai Tim Lima yang bekerja untuk meluruskan sejarah PKB," katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (26/7/2024).

Gus Ipul berpendapat pemilik sah partai politik yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar itu adalah NU.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gus Ipul Jamin Muktamar NU 2026 Bebas Intervensi Politik

Gus Ipul Jamin Muktamar NU 2026 Bebas Intervensi Politik

NASIONAL
Kiai Sepuh Beri 5 Rekomendasi kepada PBNU

Kiai Sepuh Beri 5 Rekomendasi kepada PBNU

NASIONAL
Muktamar Ke-35 NU Digelar Agustus 2026, Lokasi Masih Digodok

Muktamar Ke-35 NU Digelar Agustus 2026, Lokasi Masih Digodok

NASIONAL
Muktamar NU Diharapkan Jadi Penentu Arah Moral Organisasi

Muktamar NU Diharapkan Jadi Penentu Arah Moral Organisasi

NASIONAL
Korupsi Kuota Haji, Staf PBNU Syaiful Bahri Mangkir Panggilan KPK

Korupsi Kuota Haji, Staf PBNU Syaiful Bahri Mangkir Panggilan KPK

NASIONAL
PBNU: Program MBG Langkah Strategis Siapkan Generasi Sehat dan Cerdas

PBNU: Program MBG Langkah Strategis Siapkan Generasi Sehat dan Cerdas

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon