Usai Purnatugas, Ma'ruf Amin Bakal Kembali Berdakwah dan Jadi Ketua Dewan Syuro PKB
Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (wapres) Ma'ruf Amin bakal segera menyelesaikan tugasnya sebagai pembantu presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang. Jelang purnatugas, Ma'ruf Amin mengadakan acara silaturahmi dan pamitan bersama keluarga besar sekretariat wakil presiden di kantor Istana Wapres, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2024).
Pada sambutannya, Ma'ruf Amin mengatakan selepas tugasnya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dia akan kembali berdakwah dan menjalankan tugas baru sebagai ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa.
"Mungkin pesantren, saya berdakwah dan saya ada tugas baru lagi. Saya kembali ke politik karena menjadi ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa. Jadi, saya jadi kiai dan politisi, itu pengabdian," ungkapnya.
Baca Juga: Ketua MPR Ungkap Rencana Ma'ruf Amin Usai Tak Lagi Menjabat Wapres
Dia menambahkan, meski tugasnya akan selesai sebagai wapres, sumbangsihnya bagi Indonesia tidak akan usai dan akan terus melakukan perbaikan bagi negeri.
"Saya menyebutnya berjuang melakukan perbaikan melalui jalur politik untuk kemaslahatan seluruh bangsa. Politik bisa juga untuk kepentingan pribadi atau kekuasaan tetaapi saya bilang, politik juga bisa struggle for islah, yakni berjuang untuk perbaikan," terangnya.
Dia menyatakan pengabdian kepada negeri ini tidak boleh berhenti. Apa pun jenis sumbangsihnya harus terus dilaksanakan.
Ma'ruf merasa bergembira kala menjadi wakil presiden hingga hari ini. Di mana dia menuturkan dapat mengabdi dan membantu presiden dalam mengemban cita-cita negeri.
"Padahal dahulu, cita-cita saya tidak pernah ingin jadi wakil presiden. Orang tua saya juga menyiapkan saya bukan untuk jadi wakil presiden, melainkan untuk menjadi kiai. Namun, kemudian saya diberi tugas menjadi wakil presiden. Sekarang, saya kembali lagi ke dunia kiai dan ulama, untuk terus memimpin umat atas kehendak Allah," lanjutnya.
Baginya, di manapun ditempatkan, dia akan berusaha dengan baik. Ma'ruf mengungkapkan ketika dipasangkan dengan Presiden Jokowi saat itu, dia mengaku tidak pernah memasang gambar atau kampanye. Bahkan katanya, keluarga tahu dia akan menjadi calon wapres lewat pengumuman di televisi.
"Saya tidak pernah pasang gambar atau kampanye untuk jadi wakil presiden. Bahkan, istri saya baru tahu setelah diumumkan di televisi. Anak-anak saya pun begitu tetapi kalau Allah berkehendak, apa yang terjadi, terjadilah," ceritanya.
"Jadi, apapun tugas Allah, terima dan jalani dengan niat baik. Sebab, jika niat baik, semua yang kita lakukan bisa jadi ibadah dan berpahala," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




