Manfaat Cek Kesehatan Rutin dengan Program CKG
Kamis, 13 Februari 2025 | 10:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, pemerintah memberikan program cek kesehatan gratis (CKG) sebagai hadiah ulang tahun bagi warga Indonesia.
Adanya program cek kesehatan gratis bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Sayangnya, masih banyak orang yang jarang atau bahkan tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Akibatnya, banyak penyakit baru terdeteksi ketika sudah berada dalam kondisi yang parah atau bahkan sulit ditangani. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk melakukan cek kesehatan secara berkala.
Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Rutin Penting?
Menurut dokter spesialis okupasi dr Lubna Sadat, pemeriksaan kesehatan rutin sebaiknya dilakukan minimal satu tahun sekali. Pemeriksaan ini tidak hanya untuk mendeteksi penyakit yang mungkin muncul, tetapi juga untuk memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh.
"Normalnya, kalau tidak ada keluhan atau tidak ditemukan penyakit tertentu biasanya 1 tahun sekali," kata dr Lubna, dikutip dari Antara, Kamis (13/2/2025).
Berbagai faktor seperti genetika, usia, riwayat penyakit, gaya hidup, dan pola makan dapat memengaruhi kesehatan seseorang. Oleh karena itu, pemeriksaan secara rutin menjadi sangat penting.
Manfaat Pemeriksaan Kesehatan Rutin
Dilansir dari Betterhealth, terdapat beberapa manfaat utama dari pemeriksaan kesehatan rutin:
- Mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh: Pemeriksaan kesehatan membantu mengidentifikasi kadar gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida yang merupakan faktor penting dalam sindrom metabolik.
- Deteksi dini penyakit berbahaya: Penyakit seperti jantung, diabetes, hingga kanker sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas. Pemeriksaan rutin memungkinkan deteksi dini, sehingga dapat ditangani sebelum menjadi lebih serius.
- Memastikan vaksinasi yang diperlukan: Pemeriksaan kesehatan juga menjadi pengingat kapan seseorang perlu memperbarui vaksinasi, seperti vaksin flu atau vaksin lain yang dianjurkan.
- Mendorong gaya hidup sehat: Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, seseorang lebih termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat demi menjaga kondisi tubuh tetap prima.
- Rekomendasi pemeriksaan lanjutan: Jika ditemukan indikasi tertentu dalam hasil pemeriksaan, dokter dapat merekomendasikan tes atau tindakan medis lanjutan untuk memastikan kesehatan yang optimal.
Agenda Pemeriksaan Rutin
Menurut Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, beberapa pemeriksaan yang perlu dilakukan secara rutin meliputi:
- Berat dan tinggi badan: Untuk mengetahui indeks massa tubuh (IMT) dan apakah berat badan ideal.
- Lingkar perut: Mengevaluasi kadar lemak dengan batas aman 90 cm untuk pria dan 80 cm untuk wanita.
- Tekanan darah: Normalnya di bawah 140/90 mmHg untuk menghindari risiko hipertensi.
- Kadar gula darah: Idealnya di bawah 100 mg/dl untuk menghindari diabetes.
- Kadar kolesterol: Disarankan tetap di bawah 200 mg/dl.
- Arus puncak ekspirasi: Pemeriksaan paru untuk penderita asma atau penyakit paru lainnya.
- Deteksi dini kanker leher rahim: Dengan Pap smear atau tes IVA.
- Pemeriksaan payudara sendiri (Sadari): Mengamati perubahan pada payudara untuk deteksi dini kanker payudara.
Dengan adanya program cek kesehatan gratis (CKG) dari pemerintah, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dengan melakukan cek kesehatan secara rutin minimal satu tahun sekali.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




