Prabowo: Polisi Akan Selalu Jadi Sasaran, Jangan Mau Dirusak
Selasa, 1 Juli 2025 | 10:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) soal potensi ancaman terhadap institusi kepolisian. Dalam pidatonya saat upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Monas, Jakarta, Selasa (1/7/2025), Prabowo menegaskan polisi akan selalu menjadi sasaran berbagai upaya untuk dilemahkan.
“Polisi akan selalu menjadi sasaran. Mereka akan dengan segala cara berusaha merusak kepolisian kita dan melemahkan jiwa pengabdian saudara-saudara,” tegas Prabowo di hadapan para personel Polri.
Presiden menekankan pentingnya Polri memiliki ketangguhan mental dan fisik dalam menghadapi tantangan. Hal ini penting agar institusi Polri bisa tetap berdiri kuat dan dipercaya dalam mendukung pembangunan serta menjaga kedaulatan bangsa.
“Jangan mau dirusak oleh siapa pun. Bangsa kita adalah bangsa yang kaya, dan karena kekayaan itu kita akan selalu diganggu. Itu hal yang wajar,” ujarnya.
Menurut Prabowo, sejarah membuktikan pihak kuat cenderung menindas yang lemah. Oleh sebab itu, Indonesia tidak boleh lengah dan harus membangun kekuatan nasional, salah satunya lewat keberadaan Polri sebagai garda terdepan menjaga stabilitas.
"Indonesia tidak mau ditindas. Indonesia tidak mau jadi lemah. Untuk itu, kepolisian harus menjadi unsur yang sangat penting dalam menjaga kekayaan bangsa dan rakyat kita,” kata Prabowo.
Peringatan ini sekaligus menjadi sinyal tantangan ke depan tidak hanya datang dari kejahatan konvensional, tetapi juga dari ancaman sistemik terhadap integritas institusi. Prabowo berharap Polri terus menjadi kekuatan yang kokoh, setia pada rakyat, dan tak mudah dipecah oleh kepentingan jahat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




