Pemerintah Sudah Sertifikasi 272.237 Bidang Tanah Wakaf
Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional Ossy Dermawan mengatakan sebanyak 272.237 bidang tanah wakaf di Indonesia sudah disertifikasi untuk memberikan kepastian hukum.
“Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk memberikan kepastian hukum atas tanah rakyat. Tanah bukan hanya soal aset, tetapi juga sumber kehidupan dan kesejahteraan,” kata Ossy di Jakarta, Rabu (13/08/2025).
Berdasarkan data hingga Juli 2025, pendaftaran tanah untuk disertifikasi di Indonesia telah mencapai 122,7 juta bidang. Sementara target nasional sebesar 126 juta bidang tanah.
“Pencapaian ini menjadi fondasi penting dalam mendukung iklim investasi, pembangunan berkelanjutan, dan pemerataan ekonomi antardaerah,” tegas Ossy.
Kementerian ATR/BPN juga terus menggencarkan program sertifikasi tanah wakaf di seluruh Indonesia untuk mendukung berbagai kepentingan masyarakat, seperti pembangunan rumah ibadah, lembaga pendidikan, ruang terbuka hijau, hingga taman kota.
“Ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin kekuatan hukum rumah ibadah dan membangun lingkungan bermasyarakat yang inklusif,” terang Ossy.
Komitmen ini, kata dia, sejalan dengan berbagai program prioritas pemerintah Prabowo Subianto, seperti makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, pembangunan dan renovasi 139.000 rumah, pendirian 100 sekolah rakyat, serta pembentukan lebih dari 80.000 Koperasi Merah Putih guna memperkuat kesejahteraan masyarakat.
“Seluruh capaian ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal dan mendukung program-program strategis pemerintah. Sinergi antara negara dan rakyat menjadi energi besar untuk mendorong kemajuan bangsa,” pungkas Ossy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




