Skandal Djoko Tjandra, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Brigjen Prasetijo
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Skandal Djoko Tjandra, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Brigjen Prasetijo

Selasa, 23 Februari 2021 | 10:52 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menolak nota pembelaan atau pleidoi mantan Kabiro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Polri Brigjen Prasetijo Utomo yang menjadi terdakwa perkara dugaan suap pengurusan penghapusan nama terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Jaksa menilai nota pembelaan yang dibacakan Prasetijo dan penasihat hukumnya dalam persidangan Senin (15/2/2021) lalu tidak didukung dengan argumentasi yang kuat.

"Kami Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini berkesimpulan bahwa nota pembelaan Terdakwa dan penasihat hukum tidak didukung argumentasi ataupun alasan yang kuat," kata Jaksa saat membacakan replik di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/2/2021).

Jaksa menilai Prasetijo telah terbukti menerima uang USD 100.000 dari Djoko Tjandra. Selain itu, Prasetijo terbukti melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan mantan Kadiv Hubinter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte, untuk mengurus penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar pencarian orang (DPO) yang dicatatkan di Ditjen Imigrasi. Atas perbuatannya, Jaksa meyakini Prasetijo terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

"Kualifikasi peran dan perbuatan terdakwa Prasetijo Utomo adalah sebagai pelaku turut serta dengan Irjen Napoleon Bonaparte dalam peristiwa pidana yang menerima pemberian atau janji dalam konteks tindak pidana penyertaan yang dilakukan terdakwa dalam mewujudkan adanya delik atau tindak pidana korupsi berupa sebagai pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima uang dari Joko Soegiarto Tjandra untuk menghapus status DPO di Imigrasi," kata Jaksa.

Dalam replik atau tanggapan atas pembelaan Prasetijo ini, Jaksa juga meminta Majelis Hakim menolak permohonan Justice Collaborator (JC) yang diajukan Prasetijo. Dalam surat tuntutan, Jaksa menilai Prasetijo tidak berhak menyandang status JC lantaran menjadi pelaku utama atas penerimaan suap dari Joko Tjandra dan aktif dalam proses penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar DPO.

"Terkait permohonan menjadi Justice Collaborator, maka tetap pada pendapat kami sebagaimana dalam surat tuntutan yang sudah kami bacakan yang pada pokoknya terhadap terdakwa Prasetijo Utomo tidak menjadi Justice Collaborator," kata Jaksa.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum menuntut Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Prasetijo. Jaksa meyakini Prasetijo terbukti menerima suap sebesar USD 100 ribu dari terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra. Suap melalui perantara pengusaha Tommy Sumardi itu diterima Prasetijo agar membantu proses penghapusan nama Joko Tjandra dari daftar pencarian orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi. Perbuatan itu dilakukan Prasetijo bersama-sama Irjen Napoleon Bonaparte selaku Kadiv Hubinter Polri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menag Klarifikasi Pernyataan Kemenag Hadiah untuk NU

Menag Yaqut Cholil Qoumas memberi klarifikasi terkait pernyataannya menyebutkan Kementerian Agama (Kemenag) hadiah untuk Nahdlatul Ulama (NU).

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Kasus Suap Dodi Reza Alex Noerdin, KPK Sita Uang dan Dokumen di 2 Lokasi

KPK menemukan sejumlah uang dan dokumen terkait kasus dugaan suap sejumlah proyek yang menjerat Dodi Reza Alex Noerdin.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Sidang Suap Eks Penyidik KPK Hadirkan Azis Syamsuddin Jadi Saksi

Selain Azis Syamsuddin dalam persidangan hari ini, tim Jaksa KPK juga menghadirkan mantan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Perluasan Ganjil Genap, Tiga Hari Pertama Pelanggar Hanya Diberi Teguran

Pelanggar ganjil genap hanya diberi teguran sampai hari Rabu, selanjutnya diambil tindakan tegas.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Sah, Ivan Yustiavandana Jabat Kepala PPATK

Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyaksikan pengucapan sumpah Ivan Yustiavandana sebagai Kepala PPATK.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

7 Tips yang Membantu Anak dalam Masa Transisi dari TK ke SD

Masa transisi dari Taman Kanak-kanak ke Sekolah Dasar adalah langkah besar bagi seorang anak.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan Sembilan Duta Besar Negara Sahabat

Jokowi secara berturut-turut menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori Meninggal Dunia

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori meninggal dunia, di Rumah Sakit MRCC Siloam Hospital Jakarta, Minggu malam

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Penduduk Miskin Ekstrem di Karawang Capai 106.780 Jiwa

Bappeda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan, angka kemiskinan di kabupaten tersebut pada 2020 mencapai 195.410 jiwa

NASIONAL | 24 Oktober 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
Survei Poltracking Indonesia: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Jokowi-Ma’ruf

Survei Poltracking Indonesia: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Jokowi-Ma’ruf

POLITIK | 25 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings