Skandal Djoko Tjandra, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Brigjen Prasetijo
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Skandal Djoko Tjandra, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Brigjen Prasetijo

Selasa, 23 Februari 2021 | 10:52 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menolak nota pembelaan atau pleidoi mantan Kabiro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Polri Brigjen Prasetijo Utomo yang menjadi terdakwa perkara dugaan suap pengurusan penghapusan nama terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Jaksa menilai nota pembelaan yang dibacakan Prasetijo dan penasihat hukumnya dalam persidangan Senin (15/2/2021) lalu tidak didukung dengan argumentasi yang kuat.

"Kami Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini berkesimpulan bahwa nota pembelaan Terdakwa dan penasihat hukum tidak didukung argumentasi ataupun alasan yang kuat," kata Jaksa saat membacakan replik di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/2/2021).

Jaksa menilai Prasetijo telah terbukti menerima uang USD 100.000 dari Djoko Tjandra. Selain itu, Prasetijo terbukti melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan mantan Kadiv Hubinter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte, untuk mengurus penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar pencarian orang (DPO) yang dicatatkan di Ditjen Imigrasi. Atas perbuatannya, Jaksa meyakini Prasetijo terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

"Kualifikasi peran dan perbuatan terdakwa Prasetijo Utomo adalah sebagai pelaku turut serta dengan Irjen Napoleon Bonaparte dalam peristiwa pidana yang menerima pemberian atau janji dalam konteks tindak pidana penyertaan yang dilakukan terdakwa dalam mewujudkan adanya delik atau tindak pidana korupsi berupa sebagai pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima uang dari Joko Soegiarto Tjandra untuk menghapus status DPO di Imigrasi," kata Jaksa.

Dalam replik atau tanggapan atas pembelaan Prasetijo ini, Jaksa juga meminta Majelis Hakim menolak permohonan Justice Collaborator (JC) yang diajukan Prasetijo. Dalam surat tuntutan, Jaksa menilai Prasetijo tidak berhak menyandang status JC lantaran menjadi pelaku utama atas penerimaan suap dari Joko Tjandra dan aktif dalam proses penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar DPO.

"Terkait permohonan menjadi Justice Collaborator, maka tetap pada pendapat kami sebagaimana dalam surat tuntutan yang sudah kami bacakan yang pada pokoknya terhadap terdakwa Prasetijo Utomo tidak menjadi Justice Collaborator," kata Jaksa.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum menuntut Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Prasetijo. Jaksa meyakini Prasetijo terbukti menerima suap sebesar USD 100 ribu dari terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra. Suap melalui perantara pengusaha Tommy Sumardi itu diterima Prasetijo agar membantu proses penghapusan nama Joko Tjandra dari daftar pencarian orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi. Perbuatan itu dilakukan Prasetijo bersama-sama Irjen Napoleon Bonaparte selaku Kadiv Hubinter Polri.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Besok, Kemdikbud Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan

“Data lengkap sedang disiapkan,” kata Hendarman, saat ditanyakan tentang sasaran penerima vaksin dari kelompok PTK.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Merapi Meluncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1,2 Km

Asap kawah terpantau berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Hari Ini, Presiden Akan Resmikan Bendungan Napun Gete NTT

Pembangunan bendungan menggunakan biaya APBN sebesar Rp880 miliar yang dilaksanakan kontraktor PT Nindya Karya (Persero) sejak 2017.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Buol, Sulteng

Dari laporan BMKG, gempa bumi tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.

NASIONAL | 23 Februari 2021

Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Polda Bentuk Satgas Anti Mafia Tanah

Jajaran Kepolisian daerah (polda) membentuk Satgas Anti Mafia Tanah untuk memberantas praktik-praktik mafia tanah di daerah dan memproses hukum para pelakunya

NASIONAL | 22 Februari 2021

Kompolnas Dukung Polri Kejar Mafia Tanah ke Australia

Kompolnas mendukung Polri untuk memberantas para mafia tanah

NASIONAL | 22 Februari 2021

Komnas HAM Dukung TNI-Polri Amankan Papua

Selama ini, TNI-Polri justru menjadi salah satu pelindung HAM bagi masyarakat di Papua.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Kementerian Sosial: Tidak Ada Santunan Kematian Bagi Korban Covid-19

Ahli waris korban yang meninggal dunia karena Covid-19 tidak akan mendapatkan santunan kematian.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Berhasil Reduksi Sampah, Pemkot Bogor Terima Penghargaan dari KLHK

Pemkot Bogor kembali dapat penghargaan di Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 sebagai salah satu dari 13 kota yang berhasil mengurangi sampah.

NASIONAL | 22 Februari 2021

Tim Kajian Revisi UU ITE Ditenggat 3 Bulan

Tim ini akan bekerja selama tiga bulan ke depan, terhitung mulai hari ini, Senin (22/2/2021).

NASIONAL | 22 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS