Wacana Jabatan Presiden 3 Periode
MPR: Tak Sesuai Semangat Reformasi
Sabtu, 20 Maret 2021 | 19:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, dua periode masa jabatan presiden merupakan masa yang paling ideal. Jika tetap dipaksakan menjadi tiga periode, hal tersebut dinilai sebagai sesuatu yang tak sesuai semangat reformasi.
"Absolutely power, absolutely corrupt. Nah kalau kita memperpanjang lagi ini (masa jabatan presiden) akan banyak implikasinya terhadap semangat reformasi," ujar Syarief dalam sebuah diskusi daring bertajuk "Mimpi 2024", Sabtu (20/3).
MPR, kata Syarief, hingga saat ini tidak memiliki agenda perubahan amendemen UUD 1945 untuk mengubah masa jabatan presiden. Bahkan, wacana tersebut, disebutnya, tak pernah terpikir sama sekali.
Jika memang ada agenda tersebut, Fraksi Partai Demokrat akan tegas menolak rencana tersebut. Sebab, masa jabatan presiden selama dua periode ditegaskannya merupakan hal yang paling ideal saat ini.
"Partai Demokrat sejak awal menolak untuk dilakukan amendemen UUD 1945. Apalagi terkait periodesasi masa jabatan presiden dan wakil presiden yang sekarang," ujar Syarief.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




