ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gus Abe: Kader PMII Harus Berdiaspora ke Berbagai Sektor Strategis

Sabtu, 3 April 2021 | 20:04 WIB
YP
WM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WM
Ketua Umum PB PMII Terpilih 2021-2023 Muhammad Abdullah Syukri atau biasa disapa Gus Abe
Ketua Umum PB PMII Terpilih 2021-2023 Muhammad Abdullah Syukri atau biasa disapa Gus Abe (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum PB PMII Terpilih 2021-2023 Muhammad Abdullah Syukri atau biasa disapa Gus Abe mendorong kader-kader PMII berdiaspora atau menyebar ke berbagai macam sektor kehidupan. Di setiap sektor tersebut, kata Gus Abe, para kader PMII harus memperkuat dakwah-dakwah aswaja dan membumikan Islam rahmatan lil alamin.

"Kita harus mempersiapkan generasi muda Islam Indonesia yang memegang teguh Islam Ahlusunnah Wal Jamaah dan di sisi lain mereka adalah intelektual muda, ekonom-ekonom muda, dokter-dokter muda, arsitek-arsitek muda yang professional di bidangnya masing-masing. Jadi, kader PMII berdiaspora ke berbagai sektor," ujar Gus Abe dalam diskusi bertajuk 'Gerakan Pemikiran PMII Menuju Indonesia Maju 2045' Sabtu, (3/4/2021)

Diskusi yang diselenggarakan TV9 Nusantara tersebut dihadiri juga oleh sejumlah tokoh, antara lain, Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof Maftukhin dan Ketua PW IKAPMII Jawa Timur H Amin Said Husni.

Gus Abe mengatakan para kader PMII bisa berdakwah aswaja dengan caranya masing-masing, dijalannya masing-masing. Menurut dia, sudah saatnya PMII dan alumninya tidak hanya tampil pada sektor-sektor tertentu saja, melainkan mulai berdiaspora ke berbagai macam sektor strategis lainnya.

ADVERTISEMENT

"Muktamar pemikiran dosen PMII ini memotivasi kami kader aktif untuk terus produktif. Para senior membuktikan bahwa PMII beserta alumninya memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan bangsa," kata Gus Abe.

Gus Abe mengingatkan salah satu tantangan Indonesia pada waktu mendatang adalah bonus demografi atau tingginya jumlah penduduk usia produktif pada Tahun 2030. Menurut dia, ini menjadi tantangan bagi sejumlah pihak termasuk organisasi kepemudaan.

"Tanpa adanya upaya luar biasa untuk menyiapkan sumber daya manusia yang andal, situasi itu bisa membawa Indonesia mengalami bencana demografi," tutur dia.

Gus Abe menilai bonus demografi ibarat dua sisi mata uang termasuk bagi kader PMII. Sisi pertama, kata dia, jika kader PMII dapat kreatif dan inovatif maka bonus demografi akan menghasilkan generasi emas yang berkontribusi membangun bangsa. Sebaliknya, jika kader PMII tak dapat memanfaatkan teknologi, tak memiliki karya dan bahkan tidak produktif, maka fenomena bonus demografi akan menjadi bencana demografi.

"Karena itu, PMII harus mempersiapkan para kadernya, anggotanya untuk tetap produktif dan selalu menghasilkan karya yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa," kata dia.

Lebih lanjut, Gus Abe menyoroti adanya gap antara lulusan dari berbagai lembaga pendidikan dan kebutuhan industri. Dia berharap lembaga pendidikan juga dapat melihat bagaimana pemetaan industri saat ini sehingga lulusan dan kebutuhan industri dapat link and match.

"PMII juga akan mendorong pengembangan ekonomi kreatif," kata Gus Abe.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon