SKB 3 Menteri tentang Seragam Sekolah Memuat Poin Multitafsir
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

SKB 3 Menteri tentang Seragam Sekolah Memuat Poin Multitafsir

Sabtu, 8 Mei 2021 | 19:43 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Seragam Sekolah yang baru dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) memuat dua poin yang multitafsir dan kontradiktif, yaitu poin ke-3 dan poin ke-5.

“Jadi memang muncul persepsi SKB ini dibuat terburu-buru dan terkesan reaksioner,” kata Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (8/5/2021).

Poin ke-3 tertulis sebagai berikut: “Dalam rangka melindungi hak peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagaimana dimaksud dalam diktum kedua, pemerintah daerah dan sekolah tidak boleh mewajibkan, memerintahkan, mensyaratkan, mengimbau, atau melarang penggunaan pakaian seragam dan atribut dengan kekhasan agama tertentu.”

Menurut Satriwan, poin ke-3 itu membingungkan dan membatasi kewenangan khususnya bagi guru pendidikan agama dalam proses pembelajaran di kelas. Hal itu mengingat UU Guru dan Dosen memberikan kewenangan kepada guru dalam proses pembelajaran dan penilaian bagi siswa.

“Bagaimana jika guru agama mengimbau siswanya yang seagama untuk memakai atribut keagamaan? Sebab penggunaan atribut keagamaan siswa masuk ke dalam struktur dan materi kurikulum pelajaran agama. Jadi membingungkan guru agama, di satu sisi ada dalam kurikulum, di sisi lain SKB melarangnya. Jadi aturannya saling bertolak-belakang,” kata Satriwan.

Dia menambahkan poin ke-5 huruf (d) kontradiktif dengan kewajiban negara membiayai proses pendidikan di sekolah melalui skema dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dalam aturan SKB 3 Menteri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan justru mengancam akan memberikan sanksi melalui dana BOS bagi sekolah yang melanggar SKB.

“Tentu lagi-lagi yang menjadi korban adalah siswa. Bahkan siswa mendapatkan kerugian 2 kali lipat. Pertama, mendapatkan perlakukan intoleran terkait seragam. Kedua, siswa tidak mendapatkan skema bantuan dana BOS,” ujar Satriwan.

Satriwan mengatakan dana BOS adalah hak siswa sesuai perintah undang-undang. Menurutnya, ancaman sanksi pelanggaran SKB seharusnya bukan melalui ancaman pemotongan dana BOS, melainkan hal lainnya.

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan uji materi SBB Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama terkait penggunaan pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah yang diselenggarakan Pemda pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Putusan pengabulan itu terkait perkara nomor 17 P/HUM/2021 yang diajukan oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengamat: Perppu No 1/2020 Salah Satu Skenario Penyelamatan Negara

Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang sekarang sudah disahkan menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020 merupakan salah satu skenario penyelamatan negara.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Akademisi UI: Jihad Banyak Ditafsirkan Keliru

Banyak pihak yang menafsirkan ayat-ayat keagamaan tentang perang maupun tentang jihad tidak kontekstual.

NASIONAL | 8 Mei 2021

3 Kementerian Diminta Tindaklanjuti Pembatalan SKB Seragam Sekolah

Mereka diminta duduk bersama untuk menindaklanjuti keputusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Seragam Sekolah.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Bayi Umur Empat Hari di Bangka Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi laki-laki berumur empat hari berinisial By asal Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Menag Terbitkan Edaran Panduan Ibadah Kenaikan Isa Almasih

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 08 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Wakapolri Ungkap Penyekatan Mudik Telah Dilakukan Sesuai Prosedur

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa kegiatan penyekatan larangan mudik Lebaran 2021 telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur.

NASIONAL | 8 Mei 2021

BMKG Pantau Hilal Awal Syawal 1442 H di 29 Titik

BMKG melakukan rukyat atau pemantauan hilal awal Syawal 1442 Hijriah selama dua hari yakni pada tanggal 11 dan 12 Mei di 29 titik di seluruh Indonesia.

NASIONAL | 8 Mei 2021

P2G: Pembatalan SKB 3 Menteri tentang Seragam Sekolah Bisa Picu Intoleransi

P2G mengkhawatirkan keputusan MA yang membatalkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Seragam Sekolah.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Polemik Pidato Presiden, SAS Institute: Pendukung Jokowi Jangan Perkeruh Keadaan

Pidato Presiden Joko Widodo, yang menyebutkan salah satu makanan Khas Kalimantan Barat yakni makanan olahan dari daging babi.

NASIONAL | 8 Mei 2021

Viral Video Perilaku Tak Etis Penyidik KPK, Ini Klarifikasi Eddy Hiariej

Eddy Hiariej mengklarifikasi terkait berita dan beredarnya video rekaman yang menyebut perilaku tidak etis dari para penyidik KPK.

NASIONAL | 8 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS