ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Covid-19 Meningkat, DPR Minta Kunjungan Kerja Pemerintah Dihentikan

Jumat, 4 Februari 2022 | 16:13 WIB
YP
JM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: JEM
Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah menghentikan sementara berbagai kegiatan offline kenegaraan termasuk kunjungan kerja. Hal ini, kata dia, sebagai salah satu langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang sudah melonjak akhir-akhir ini.

"Pemerintah harus menjadi contoh penegakkan disiplin prokes dengan menghentikan sementara kegiatan offline kenegaraan, seperti kunjungan kerja," ujar Netty kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).

Menurut Netty, kunjungan kerja atau inspeksi ke lapangan bisa dilakukan dengan syarat kunjungan tersebut sangat penitng dan mendesak. Termasuk, kunjungan Presiden Joko Widodo ke daerah yang berpotensi menciptakan kerumunan.

Baca Juga: Covid-19 Terus Meningkat, Prof Tjandra Yoga: Pertimbangkan PPKM Darurat

ADVERTISEMENT

"Rapat dan pertemuan dapat dilakukan secara online, sementara kegiatan kunjungan atau inspeksi lapangan diminimalisasi hanya untuk hal-hal yang sangat penting dan mendesak," tandas Netty.

Lebih lanjut, Netty mengingatkan pemerintah, DPR dan pejabat publik lain agar tidak menganggap remeh terhadap ancaman gelombang ketiga Covid-19 akibat varian Omicron. Menurut dia, pejabat harus memberikan contoh sehingga masyarakat juga bisa mengikuti tanpa harus dipaksa dengan aturan dan sanksi yang keras.

"Ancaman gelombang ketiga dengan varian Omicron jangan dianggap sepele agar kita tidak menyesal karena kehilangan aset SDM bangsa yang berharga seperti para pejabat negara, anggota legislatif atau ASN," pungkas Netty.  



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon