Waspada, Kasus Covid-19 Masih Berpotensi Meningkat
Rabu, 13 Juli 2022 | 22:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan penularan Covid-19 di Indonesia ke depan masih menunjukkan tren yang meningkat. Distribusi subvarian terbaru Omicron, yaitu BA.4 dan BA.5 mendominasi sekitar 81% dari varian Covid-19 nasional yang ada.
Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Nasional, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, pada Rabu (13/7/2022), Indonesia mencatat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 3.822. Angka ini merupakan kenaikan kasus harian terbanyak sejak akhir Mei 2022. Sehari sebelumnya, Selasa (12/7/2022) mencapai 3.361 konfirmasi positif.
Ia menjelaskan, bila berkaca dari pengalaman negara lain umumnya puncak akan terjadi sekitar 16 sampai 33 hari, sedangkan puncak rawat inap sekitar 29 sampai 49 hari kemudian sejak kedua subvarian Omicron ini muncul. Apabila ditelaah, kedua subvarian ini muncul di tanggal 6 Juni 2022 atau sekitar 36 hari yang lalu.
"Sehingga masih ada potensi kenaikan kasus ke depannya. Hal ini ditambah positivity rate mingguan di Indonesia yang sudah melampaui 5% standar aman WHO yakni 5,12%. Karenanya, masyarakat perlu lebih disiplin dalam protokol kesehatan," ucap kata dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (13/7/2022).
Selain itu diungkapkan juga bahwa nyatanya data dan fakta menunjukkan bahwa banyak orang yang tidak melakukan protokol kesehatan (prokes), sehingga dapat kembali tertular walaupun sudah divaksin booster.
Protokol kesehatan di masyarakat saat ini semakin mengendur. Cakupan vaksinasi dosis penguat pun relatif stagnan. Perlu ada upaya signifikan untuk memperkuat kembali penanganan Covid-19 di masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




