Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia
Senin, 13 April 2026 | 14:39 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com – Munculnya varian baru Covid-19 yang dikenal sebagai Cicada memicu kekhawatiran di berbagai negara. Namun, pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) memastikan hingga saat ini varian tersebut belum ditemukan di Indonesia dan tidak menunjukkan tingkat keganasan lebih tinggi dibandingkan varian sebelumnya.
Guru Besar Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM Tri Wibawa menjelaskan varian ini merupakan turunan dari SARS-CoV-2 strain Omicron BA.3.2 yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada November 2024.
Varian yang dijuluki Cicada tersebut sempat tidak terpantau, sebelum kembali muncul dan pada Februari 2026 dilaporkan menyebar di 23 negara. Meski demikian, Indonesia belum mencatat adanya kasus varian tersebut.
“Data yang ada tidak menunjukkan indikasi Cicada lebih ganas dibandingkan strain sebelumnya,” jelas Tri Wibawa, seperti dikutip Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan, secara medis belum ditemukan perbedaan signifikan antara varian Cicada dengan varian Covid-19 lain seperti Alpha, Beta, Gamma, Delta, maupun Omicron. Gejala yang ditimbulkan pun serupa, mulai dari ringan seperti flu hingga kondisi berat, tergantung daya tahan tubuh masing-masing individu.
“Tidak ada gejala spesifik yang membedakan pasien yang terinfeksi Cicada dengan pasien Covid-19 lainnya. Gejala bisa bervariasi, mulai dari ringan seperti influenza hingga berat, tergantung kondisi kesehatan dan imunitas pasien,” ujarnya.
Terkait efektivitas vaksin, Tri Wibawa mengingatkan kemunculan varian baru berpotensi memengaruhi tingkat perlindungan. Meski demikian, masyarakat yang sudah divaksinasi atau pernah terinfeksi tetap memiliki perlindungan imun lebih baik.
“Individu yang pernah terpapar atau mendapatkan vaksin tentu memiliki imunitas yang lebih siap dibandingkan yang belum pernah vaksinasi atau terinfeksi,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan langkah pencegahan terhadap varian Cicada tidak berbeda dengan pengendalian Covid-19 pada umumnya. Masyarakat diminta tetap disiplin menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala.
“Tidak ada langkah spesifik untuk Cicada. Masyarakat perlu tetap melakukan vaksinasi, menjaga pola hidup sehat, menjaga kebersihan dan sanitasi, menghindari kerumunan saat sakit, serta segera berkonsultasi ke dokter jika merasa tidak sehat,” tegasnya.
Dengan kondisi yang masih terkendali di Indonesia, masyarakat diimbau tetap tenang namun tidak lengah. Kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan dinilai tetap menjadi kunci dalam menghadapi potensi penyebaran varian baru Covid-19.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




