ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Masa Jabatan Presiden Diperpanjang, Demokrasi Mundur

Minggu, 4 September 2022 | 19:23 WIB
YP
WM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WM
Agus Harimurti Yudhoyono.
Agus Harimurti Yudhoyono. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY menentang keras wacana dan upaya perpanjangan masa jabatan presiden atau presiden 3 periode. Menurut AHY, perpanjangan masa jabatan presiden merupakan bentuk kemunduran demokrasi.

"Kita harus menjaga jangan sampai kembali kepada otoritarianisme dengan menghindarkan kita dari pertama, power without limit dengan memperpanjang masa jabatan presiden, kemunduran demokrasi luar biasa kalau terjadi," ujar AHY dalam webinar LP3ES bertajuk "Merumus Peta Jalan Konsolidasi Demokrasi 2045", Minggu (4/9/2022).

AHY mengaku terdapat narasi dan operasi politik untuk menambah masa jabatan presiden tanpa pemilu. Menurut dia, upaya-upaya tersebut inkonstitusional dan berbahaya termasuk upaya memperpanjang masa jabatan presiden melalui pemilu atau presiden 3 periode.

"Melalui pemilu namun presiden bisa jadi tiga periode dengan pemilu, itu juga bahaya," tandas dia.

ADVERTISEMENT

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon