Puslabfor Polri Terima 175 Sampel Kasus Gangguan Ginjal Akut
Rabu, 9 November 2022 | 17:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Puslabfor Polri telah menerima sebanyak 175 sampel urine hingga darah dari korban kasus gangguan ginjal akut. Bareskrim Polri terus berkomitmen menyelidiki kasus gangguan gagal ginjal akut.
"Sampai saat ini, Puslabfor Polri telah menerima 175 sampel kasus gagal ginjal akut yang terdiri dari obat, urine, dan darah," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah di Jakarta, Rabu (9/11/2022).
Kendati demikian, Nurul belum memerinci hasil dari pemeriksaan ratusan sampel tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa kepolisian dan BPOM telah melakukan gelar perkara dan meningkatkan kasus tersebut ke penyidikan.
"Tim Bareskrim juga menghadiri gelar perkara yang dihadiri BPOM. Rencana selanjutnya, tim gabungan akan melakukan koordinasi dengan puslabfor terkait dengan pengembangan TKP dan melengkapi berkas dokumen penyelidikan," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) diduga disebabkan oleh kandungan zat kimia berbahaya etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dalam obat sirop yang dikomsumsi pasien. Kemenkes telah mendatangkan obat antidotum atau penawar merek Fomepizole sebanyak 246 vial.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




