KPAI Soroti Maraknya Child Grooming, Buku Broken Strings Buka Kesadaran PublikSumber: Tangselxpress.com
JAKARTA- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti meningkatnya praktik child grooming yang terjadi di sekitar anak. Isu ini kembali mengemuka seiring viralnya buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans yang dinilai membuka kesadaran publik mengenai manipulasi seksual terhadap anak.
Komisioner KPAI Dian Sasmita mengatakan, buku tersebut berperan penting dalam membantu masyarakat memahami bentuk kekerasan seksual yang kerap tidak disadari. Menurutnya, child grooming sering kali tidak dianggap sebagai kekerasan karena tidak selalu melibatkan kontak fisik secara langsung.
“Child grooming sebenarnya bukan hal baru. Namun, melalui buku itu, masyarakat menjadi semakin sadar akan bahayanya. Praktik ini nyata dan kerap menjadi bagian dari tindak kekerasan seksual terhadap anak,” ujar Dian kepada wartawan di Kantor KPAI, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
KPAI Soroti Maraknya Child Grooming, Buku Broken Strings Buka Kesadaran Publik
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
Tangkal Dampak Perang Iran, Australia Gelontorkan Pinjaman Tanpa Bunga
3
Prabowo Beri Pelukan Hangat untuk Keluarga TNI yang Gugur di Lebanon




