ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rekor Pertemuan Man City vs Liverpool di Piala FA, Siapa Paling Gacor?

Sabtu, 4 April 2026 | 19:14 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Para pemain Manchester City merayakan kemenangan dengan trofi Piala Liga Inggris di London.
Para pemain Manchester City merayakan kemenangan dengan trofi Piala Liga Inggris di London. (AP/AP)

Manchester, Beritasatu.com -  Manchester City sedng menghadapi Liverpool dalam laga perempat final Piala FA di Stadion Etihad, pada babak I, Sabtu (4/4/2026) malam ini. Pertandingan ini disebut-sebut berpotensi menjadi pertemuan terakhir Pep Guardiola melawan rival utamanya tersebut.

Duel ini kembali menegaskan rivalitas sengit dua raksasa sepak bola Inggris dalam satu dekade terakhir.

Pertandingan ini menjadi pertemuan ke-27 antara Manchester City dan Liverpool di bawah asuhan Guardiola. Dalam catatan pertemuan tersebut, kedua tim menunjukkan kekuatan yang relatif seimbang.

ADVERTISEMENT

Secara keseluruhan, Manchester City mencatat 9 kemenangan, Liverpool 10 kemenangan, dan 7 laga berakhir imbang. Sementara di ajang Piala FA, Liverpool unggul dengan 4 kemenangan, dibandingkan 2 kemenangan milik City dan 2 hasil imbang.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa Liverpool tetap menjadi rival terbesar sepanjang kariernya di Inggris. Hal ini disampaikan menjelang laga penting di Etihad.

“Seperti yang telah saya katakan berkali-kali, Liverpool adalah lawan terbesar,” ujar Guardiola.

Ia juga menyoroti kualitas skuad Liverpool yang dinilai tetap kuat dan kompetitif di level tertinggi. Menurutnya, City harus mengulang performa terbaik seperti saat menghadapi Arsenal untuk bisa melangkah ke semifinal.

“Mereka adalah tim dengan pemain kelas atas dan konsisten di Liga Champions. Kami harus tampil seperti saat melawan Arsenal jika ingin melaju,” tambahnya.

Guardiola juga mengincar rekor baru dengan membawa Manchester City ke semifinal Piala FA untuk kedelapan kalinya secara beruntun. Dalam sembilan musim sebelumnya, ia hampir selalu sukses mencapai fase tersebut.

“Ini adalah kesempatan untuk menciptakan tonggak sejarah baru. Piala FA adalah turnamen bergengsi dan kami menghadapi lawan istimewa,” katanya.

Rivalitas City dan Liverpool mencapai puncaknya pada periode 2018–2022, saat kedua tim mendominasi Liga Inggris. Sejak Guardiola datang pada 2016, bersamaan dengan era Jürgen Klopp di Liverpool, City telah meraih enam gelar Liga Inggris, sementara Liverpool mengoleksi dua trofi.

Namun, masa depan Guardiola di Etihad mulai menjadi sorotan. Menurut laporan media Inggris, pelatih asal Spanyol itu tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri kontraknya yang berlaku hingga 2027.

Ketika ditanya soal hal tersebut, Guardiola enggan memberikan kepastian. Ia hanya menegaskan bahwa dirinya telah beberapa kali membahas masa kontraknya tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Liverpool Dihajar Man City, Van Dijk: Kami Menyakiti Semua Orang

Liverpool Dihajar Man City, Van Dijk: Kami Menyakiti Semua Orang

SPORT
Man City vs Liverpool: Gagal Eksekusi Penalti, Waktu Salah Sudah Habis

Man City vs Liverpool: Gagal Eksekusi Penalti, Waktu Salah Sudah Habis

SPORT
Babak I Man City vs Liverpool 2-0, Haaland Borong Gol

Babak I Man City vs Liverpool 2-0, Haaland Borong Gol

SPORT
Man City vs Liverpool, Slot Harap Salah Tampil Baik pada Laga Krusial

Man City vs Liverpool, Slot Harap Salah Tampil Baik pada Laga Krusial

SPORT
4 Hal Menonjol Saat Man City Menggilas Liverpool 3-0

4 Hal Menonjol Saat Man City Menggilas Liverpool 3-0

SPORT
Nagelsmann Sindir Liverpool Soal Penurunan Performa Florian Wirtz

Nagelsmann Sindir Liverpool Soal Penurunan Performa Florian Wirtz

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon