ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

4 Hal Menonjol Saat Man City Menggilas Liverpool 3-0

Selasa, 11 November 2025 | 10:28 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Striker Manchester City Erling Haaland (kedua kiri) merayakan gol ke gawang Borussia Dortmund.
Striker Manchester City Erling Haaland (kedua kiri) merayakan gol ke gawang Borussia Dortmund. (AP/Ian Hodgson)

Jakarta, Beritasatu.com - Pep Guardiola merayakan laga ke-1.000 sepanjang karier kepelatihannya dengan cara sempurna, saat Manchester City menaklukkan juara bertahan Liga Inggris, Liverpool, dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Etihad, Minggu (9/11/2025) malam.

Striker andalan Erling Haaland menebus kegagalannya mengeksekusi penalti di awal laga dengan menanduk bola masuk pada menit ke-59 dan menjadi gol ke-14-nya di Liga Inggris musim ini sekaligus gol ke-99 sejak bergabung dengan City empat musim lalu.

Liverpool sempat mengira bisa menyamakan kedudukan lewat sundulan Virgil van Dijk sebelum jeda, tetapi gol tersebut dianulir karena offside. Petaka bagi tim tamu datang pada masa tambahan waktu babak pertama ketika tembakan jarak jauh Nico Gonzalez mengenai Van Dijk dan berbelok arah, membuat kiper Giorgi Mamardashvili terkecoh.

Jeremy Doku memastikan kemenangan The Citizens lewat aksi gemilangnya, melepaskan tembakan melengkung indah dari luar kotak penalti dengan kaki kanan dan menutup performa luar biasa yang membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.

ADVERTISEMENT

Kemenangan ini mengangkat Manchester City ke posisi kedua klasemen sementara dan kini hanya terpaut empat poin dari pemuncak Arsenal. Sementara itu, Liverpool harus puas turun ke peringkat kedelapan, tertinggal delapan poin dari The Gunners setelah menjalani 11 pertandingan.

Berikut empat poin penting yang menjadi sorotan dari duel sengit antara Manchester City dan Liverpool tersebut: 

Pemain Manchester City Nico Gonzalez (tengah) merayakan gol yang dicetaknya saat bertemu Liverpool dalan lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu, 9 November 2025. - (Beritasatu.com/Jon Super)
Pemain Manchester City Nico Gonzalez (tengah) merayakan gol yang dicetaknya saat bertemu Liverpool dalan lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu, 9 November 2025. - (Beritasatu.com/Jon Super)

1. Man City Penantang Terbesar Arsenal
Setelah tiga musim beruntun finis sebagai runner-up Liga Inggris, Arsenal memulai musim ini dengan performa meyakinkan. Kali ini, tim asuhan Mikel Arteta bukan lagi pemburu, melainkan tim yang diburu dalam persaingan perebutan gelar juara.

Namun, hasil imbang 2-2 melawan Sunderland akhir pekan lalu membuka celah bagi para pesaing. Manchester City langsung memanfaatkannya dengan sempurna, mengirim pesan kuat bahwa merekalah pesaing utama Arsenal, bukan Liverpool yang tampak kehilangan arah di Etihad.

Pep Guardiola menilai performa timnya melawan Liverpool menjadi bukti bahwa City siap kembali bersaing memperebutkan titel. Data pun mendukung klaim itu. Sejak April 2024, City telah mengumpulkan poin terbanyak di Liga Inggris (45), menang 14 dari 20 laga terakhir, dan mencatat 12 kemenangan dari 13 laga kandang di semua ajang, tujuh di antaranya dengan margin minimal dua gol.

Permainan penuh energi, agresivitas, dan tempo cepat melawan Liverpool memperlihatkan bahwa City telah menemukan kembali ritme juara mereka.

Pemain sayap Manchester City Jeremy Doku. - (AP/Jon Super)
Pemain sayap Manchester City Jeremy Doku. - (AP/Jon Super)

2. Penampilan Cemerlang Doku
Sejak bergabung dengan Manchester City dari Rennes pada musim panas 2023 dengan harga 55 juta pound sterling, Jeremy Doku sempat dikritik karena inkonsistensi dan kurang tajam pada area akhir serangan. Namun, di bawah asuhan Pep Guardiola, winger asal Belgia itu kini mulai menunjukkan kualitas sebenarnya.

Doku tampil gemilang musim ini, dan penampilannya saat menghadapi Liverpool pada laga ke-100 bersama Manchester City bisa dibilang sebagai yang terbaik sejauh ini. Aksi impresifnya itu pun membuatnya pantas dinobatkan sebagai man of the match.

Salah satu kenangan yang masih melekat dari kekalahan kandang 0-2 City atas Liverpool musim lalu adalah bagaimana Doku berhasil membuat mantan pemain The Reds, Trent Alexander-Arnold, kerepotan dengan 15 kali dribel sukses. Catatan ini hanya kalah dari Adama Traoré (16 kali) dalam sejarah Premier League sejak 2003/04.

Kali ini, giliran Conor Bradley yang menjadi korban kecepatan dan kelincahan Doku. Pemain muda Liverpool itu tampak kewalahan menghadapi trik dan akselerasi sang winger, yang mencetak sejarah sebagai pemain pertama sejak Eden Hazard (Chelsea, 2019) yang mampu mencetak gol, memenangkan lebih dari 10 duel, melakukan sedikitnya tujuh dribel sukses, menciptakan minimal tiga peluang, dan melepaskan tiga tembakan tepat sasaran dalam satu laga Liga Inggris.

Doku juga menjadi salah satu dari hanya lima pemain yang telah menciptakan lebih dari 20 peluang di Premier League musim ini (20 peluang). Energi dan determinasi yang ia tunjukkan menjadi simbol permainan Manchester City saat melawan Liverpool. Jika mampu tampil konsisten seperti ini, langit adalah batas bagi pemain berusia 23 tahun tersebut.

Gelandang Liverpool Florian Wirtz. - (AP/Jon Super)
Gelandang Liverpool Florian Wirtz. - (AP/Jon Super)

3. Wirtz Kembali Mengecewakan
Florian Wirtz datang ke Liverpool pada musim panas lalu dengan mahar fantastis senilai 116 juta pound sterling setelah tampil gemilang sebagai salah satu gelandang muda paling berbakat di Eropa bersama Bayer Leverkusen. Namun, hingga kini pemain asal Jerman itu belum mampu membuktikan nilai mahal yang disematkan padanya.

Pemain berusia 22 tahun itu sempat menunjukkan sedikit tanda-tanda menjanjikan ketika dimainkan di sisi kiri serangan Liverpool dan bergerak ke tengah dalam beberapa laga terakhir. Meski begitu, Wirtz masih kesulitan beradaptasi di Premier League dan belum mencatat satu pun gol maupun assist dalam 11 pertandingan yang telah ia jalani di kasta tertinggi Liga Inggris.

Dalam laga melawan Manchester City di Etihad Stadium, performanya kembali mengecewakan. Selama 83 menit bermain, Wirtz tidak membuat satu pun umpan kunci, sembilan kali kehilangan bola, gagal menuntaskan satu pun umpan silang, dan tidak memenangkan satu pun tekel. Ia terlihat kesulitan menghadapi intensitas dan kekuatan fisik para pemain City sepanjang pertandingan.

Gelandang timnas Jerman itu, yang kabarnya sempat menolak tawaran untuk bergabung dengan tim asuhan Pep Guardiola demi memilih Liverpool, kembali menjadi sasaran ejekan suporter tuan rumah. Chant “What a waste of money” (sungguh pemborosan uang) terdengar dari tribune Etihad saat Wirtz berjalan keluar lapangan dengan wajah kecewa dan ini bukan kali pertama ia mengalami hal serupa musim ini.

Pelatih Liverpool Arne Slot. - (AP/Dave Shopland)
Pelatih Liverpool Arne Slot. - (AP/Dave Shopland)

4. Tekanan Meningkat pada Arne Slot 
“Awal minggu berjalan sangat baik, tetapi berakhir dengan cara yang buruk.” Begitulah reaksi pelatih Liverpool, Arne Slot, setelah timnya menelan kekalahan telak dari Manchester City, usai sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan atas Aston Villa dan Real Madrid.

Liverpool merasa kurang beruntung di Etihad Stadium, terutama pada babak pertama. Namun, hasil akhir 0-3 tak bisa dilepaskan dari dominasi total Manchester City dan penampilan buruk The Reds secara keseluruhan. Lini pertahanan Liverpool kembali rapuh, alur serangan mereka lambat, dan tekanan agresif yang biasa menjadi ciri khas permainan Slot tampak menghilang.

Yang lebih mengkhawatirkan, masalah ini bukan kali pertama muncul. Inkonsistensi dan lemahnya pertahanan sudah sering terlihat musim ini, meski klub telah menggelontorkan sekitar 450 juta pound sterling untuk mendatangkan pemain baru.

Meski musim baru berjalan 11 pertandingan, kekalahan ini menjadi sinyal serius bagi Liverpool. Peluang untuk mempertahankan gelar juara Premier League memang belum sepenuhnya tertutup, tetapi performa yang tidak stabil membuat sulit membayangkan mereka bisa bersaing di papan atas.

Kini, tekanan semakin besar bagi Arne Slot untuk segera menemukan solusi dan membangkitkan kembali performa The Reds sebelum situasi menjadi semakin sulit.

Video Highlight Partai Liga Inggris Man City vs Liverpool:

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Liverpool Dihajar Man City, Van Dijk: Kami Menyakiti Semua Orang

Liverpool Dihajar Man City, Van Dijk: Kami Menyakiti Semua Orang

SPORT
Man City vs Liverpool: Gagal Eksekusi Penalti, Waktu Salah Sudah Habis

Man City vs Liverpool: Gagal Eksekusi Penalti, Waktu Salah Sudah Habis

SPORT
Babak I Man City vs Liverpool 2-0, Haaland Borong Gol

Babak I Man City vs Liverpool 2-0, Haaland Borong Gol

SPORT
Rekor Pertemuan Man City vs Liverpool di Piala FA, Siapa Paling Gacor?

Rekor Pertemuan Man City vs Liverpool di Piala FA, Siapa Paling Gacor?

SPORT
Man City vs Liverpool, Slot Harap Salah Tampil Baik pada Laga Krusial

Man City vs Liverpool, Slot Harap Salah Tampil Baik pada Laga Krusial

SPORT
Nagelsmann Sindir Liverpool Soal Penurunan Performa Florian Wirtz

Nagelsmann Sindir Liverpool Soal Penurunan Performa Florian Wirtz

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon