Jokowi Turun Tangan, PT JM Optimis Sengketa Adhi Karya Beres
Rabu, 13 Maret 2013 | 11:34 WIB
Jakarta - PT Jakarta Monorail (JM) menyambut baik rencana Gubernur DKI Joko Widodo yang akan langsung turun tangan melakukan mediasi sengketa perseroan dengan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) terkait ganit rugi tiang monorel yang mangkrak lebih dari enam tahun.
"Dengan hadirnya gubernur untuk menengahi permasalah sengketa ganti rugi, kami harap mendapatkan kejelasan terhadap nasib pembangunan monorel. Sisanya nanti pada saat launching. Dan itu yang menentukan pak Gubernur," kata Direktur Utama PT JM Sukmawati Syukur, di Jakarta, Rabu (13/3).
JM berkali-kali tidak menyetujui ganti rugi tiang monorel yang dibangun Adhi sebesar Rp 130 miliar menyusul perusahaan pelat merah tersebut hengkang dari konsorsium. PT JM hanya mau membayar kurang dari Rp 130 miliar atas pembangunan tiang monorel itu.
Padahal sebelumnya PT JM sempat ditawari Pemprov DKI melalui Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) senilai Rp 204 miliar. Persoalannya Tenggat waktu yang diberikan Pemprov DKI terhadap penyelesaian dokumen sudah mendekati yaitu 18 Maret.
Sukmawati mengatakan, presentase dokumen yang sudah diserahkan kepada Pemprov DKI telah mencapai 90 persen. Dokumen tersebut meliputi persiapan pembangunan dan profil calon investor yang akan digandeng dalam proyek ini. Satu dokumen lainnya yakni sengketa ganti rugi tiang masih dalam proses negosiasi.
PT JM, lanjut Sukmawati, telah bertemu dengan Gubernur DKI untuk melaporkan perkembangan terbaru pembangunan monorel. Pertemuan juga sekaligus menyerahkan dokumen yang dibutuhkan untuk diperiksa kembali oleh Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.
"Betul kami sudah datang sesuai keinginan pak Jokowi. Tetapi kami tidak bertemu dengan Gubernur, melainkan bertemu dengan Kepala Bappeda Sarwo Handayani dan Asisten Perekonomian Hasan Basri Saleh," ujarnya.
Kendati masih ada satu dokumen yang belum selesai, Sukmawati menargetkan pengerjaan monorel bisa dilaksanakan pada April 2013 dan dilanjutkan kegiatan di lapangan hingga infrastruktur, seperti kereta, dengan jangka waktu target penyelesaian 1,5 hingga 2 tahun mendatang.
Dengan dokumen yang hampir lengkap itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dapat memastikan proses pembangunan monorel akan dibangun mulai tahun ini.
Mengenai jalurnya, PT JM akan menggunakan konsep yang telah dikaji sejak lima tahun lalu. Rute yang diajukan yakni Green Line dengan jalur Semanggi-Casablanca-Kuningan-Sudirman-Karet-Semanggi, serta Blue Line pada rute Kampung Melayu-Casablanca-Karet-Tanahabang-Roxi-Mall Taman Anggrek.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




