Polres Makassar Jadwalkan Rekonstruksi Kasus Remaja Bunuh Bocah
Senin, 16 Januari 2023 | 17:24 WIB
Makassar, Beritasatu.com – Polres Makassar, Sulawesi Selatan menjadwalkan dalam waktu dekat untuk menggelar rekonstruksi kasus remaja bunuh bocah untuk dijual organ tubuhnya yang dilakukan dua tersangka Adrian (17) dan Faisal (18) terhadap bocah MFS (11).
Polisi juga belum menentukan lokasi rekonstruksi, dengan pertimbangan keamanan.
Kasus penculikan bocah motif jual organ berakhir dengan pembunuhan di Kota Makassar, Sulawesi selatan, memasuki babak baru. Tim penyidik Satreskrim Polres Makassar mengagendakan melakukan rekonstruksi pekan ini setelah sepekan berlalu usai dua tersangka ditangkap pada Senin 9 Januari lalu.
Kasi Humas Polres Makassar, Kompol Lando Sambolangi mengungkapkan penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar segera menyelesaikan berkas perkara tersangka pembunuhan berencana Adrian (17) dan Faisal (18) agar bisa dilimpahkan ke kejaksaan.
Selain itu, penyidik telah memeriksa kedua tersangka, termasuk melakukan tes kejiwaan yang dilakukan tim psikiater Biddokkes Polda Sulsel.
Saat ini penyidik mulai mengagendakan untuk menggelar rekonstruksi dalam waktu dekat ini. Kedua tersangka, Adrian (17) dan Faisal (18) pun juga akan turut dihadirkan, kendati pihaknya belum memastikan terkait lokasi rekontruksi akan dilangsungkan di lokasi kejadian perkara atau di halaman Mapolrestabes Makassar dengan pertimbangan keamanan.
"Penyidik merencanakan melakukan rekonstruksi untuk mencocokkan dan cross cek antara apa yang diucapkan oleh para tersangka dan saksi dengan kejadian yang sebenarnya. Kemungkinan besar dilaksanakan dalam pekan ini. Kita belum menjadwalkan apalaha dilaksanakan di tempat kejadian sebenarnya atau di lokasi lain," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Adrian dan Faisal menculik dan membunuh bocah MFS karena berniat menjual organ ginjal korban.
Mereka mengaku mengetahui soal jual-beli organ tubuh manusia dari sebuah situs di internet. Namun, Adrian bingung setelah membunuh korban karena tak mengetahui letak ginjal. Akhirnya, jasad korban dibuang ke kolong jembatan di dekat Waduk Nipah-nipah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




