REI: Properti Menengah Atas Paling Terkena Dampak Penaikan TDL
Senin, 8 April 2013 | 14:38 WIB
Jakarta - Real Astate Indonesia (REI) menilai, kenaikan tarif dasar listrik yang diberlakukan PT PLN (persero) pada bulan April ini tentu berdampak terhadap harga properti secara nasional, terutama properti untuk kelas menengah atas.
Ketua Umum DPP REI Setyo Maharso mengatakan, kebijakan PLN menaikkan kembali TDL tersebut memang dampaknya cukup besar, bagi industri properti, hal ini nanti akan terlihat pada harga material properti juga akan berdampak naik, termasuk harga properti itu sendiri.
"Kalau berapa persen kenaikannya belum bisa diprediksi, semasa daya beli masyarakat masih kuat, tentu properti masih tetap booming," kata Setyo, kepada Beritasatu.com, lewat pesan singkat (SMS) Jakarta, Senin (8/4).
Menurut dia, dampak TDL terhadap properti yang sangat terasa itu adalah properti untuk kelas menengah keatas, sedangkan properti untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tidak terkena dampaknya.
"Kalau dampak kenaikan listrik tentu saja ada kenaikan bagi properti, terutama untuk kelas menengah ke atas, untuk MBR tentu tidak,"katanya.
Seperti diberitakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, kenaikan listrik 15% secara bertahap adalah hasil kesepakatan yang telah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Kenaikan listrik di 2013 tersebut tidak akan diberlakukan untuk pelanggan listrik dengan daya 450 VA dan 900 VA. Pemerintah mengklaim, tanpa menaikkan tarif, kebutuhan subsidi listrik di 2013 sekitar Rp 93,63 triliun. Sedangkan, dengan penaikan tarif kebutuhan subsidi listrik adalah sebesar Rp 78,63 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




