Soal Pergantian Panglima dan Kapolri, Wakil Ketua DPR Harap Presiden Pilih Calon Kredibel

Selasa, 9 April 2013 | 14:13 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso
Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso (ANTARA FOTO)

Jakarta - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyampaikan harapannya kepada Presiden SBY soal wacana pergantian Panglima TNI dan Kapolri. Menurutnya, Presiden harus mampu mengajukan calon yang kredibel menghadapi Pemilu untuk kemudian dites di DPR.

"Saya harap [beliau] memilih figur yang bisa membuat nyaman masyarakat, untuk mengawal situasi kegaduhan politik," kata Priyo di Jakarta, Selasa (9/4).

Dia sendiri menilai ada banyak perwira TNI dan Polisi yang berpotensi menjadi pemimpin tertinggi selanjutnya. Tinggal sejauh mana calon itu ditolak atau diterima oleh presiden.

Walau demikian, Priyo mengingatkan, masih ada kemungkinan opsi untuk memperpanjang masa jabatan Panglima TNI dan Kapolri yang sekarang, sampai pemilu selesai.

"Bagi saya tetap ada risiko kalau Presiden menggantinya pada saat mendekati pemilu," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, Panglima TNI Jenderal Agus Suhartono dan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo akan diganti pada Agustus atau September mendatang karena masuk masa pensiun.

"Ya, itu karena usia. Jadi jangan disalahartikan. Kapolri dan Panglima TNI harus mengalami itu dalam proses persiapan karena pensiun karena usia jelas disebutkan di sana bahwa kapolri dan panglima harus selesai. Jadi tidak ada pertimbangan lain jangan kemudian dikembangkan dan dikaitkan dengan yang lain-lain," katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (8/4).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelumnya juga mengatakan akan mengganti Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan Kapolri Jendral Timur Pradopo pada Agustus atau September nanti.

"Panglima TNI akan memasuki masa pensiun. Kapolri sebenarnya sampai Januari tahun depan. Tapi karena Kapolri memiliki tugas penting berkaitan dengan Pemilu 2014, justru penggantiannya tidak bisa mendekati tahun itu," kata Presiden seperti dikutip dari laman setgab.go.id.

Presiden menyebutkan, Panglima TNI diganti karena faktor usia. Untuk Kapolri, perlu figur baru yang cakap dan bisa menjalankan tugas. Tidak hanya mengamankan Pemilu 2014, tapi juga mengatasi berbagai gangguan keamanan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon