Persiapan Virus Flu Burung H7N9 Butuh Waktu Lama

Jumat, 12 April 2013 | 19:24 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Ilustrasi penanganan virus flu burung
Ilustrasi penanganan virus flu burung (News.cn)

Shanghai, Cina – Pengamat kesehatan publik di Amerika Serikat mengatakan membuat vaksin untuk virus flu burung baru, H7N9, membutuhkan berbulan-bulan sementara virus itu sudah menelan korban ke-10 di Cina sejak bulan lalu.

Pihak yang berwenang di Cina mengatakan bahwa hingga saat ini sudah ada 38 kasus virus flu burung.

Timothy Uyeki dan Nancy Cox dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan saat ini seluruh dunia sudah mulai mengembangkan vaksin namun menyelesaikannya butuh waktu yang lama.

"Bahkan jika teknologi pembuatan vaksin dikerahkan, proses pengembangan hingga mendistribusikan vaksin butuh waktu berbulan-bulan," ujar keduanya dalam sebuah artikel di New England Journal of Medicine.

Pemerintah Cina mengatakan bahwa vaksin untuk H7N9 akan siap dalam waktu tujuh bulan.

Hingga saat ini belum diketahui bagaimana metode penyebaran virus tersebut. Pasalnya, virus itu sebelumnya diketahui tidak menular ke manusia.

"Kasus ini bisa menandakan infeksi sporadis dari hewan ke manusia. Ini bisa menjadi awal sebuah pandemik," demikian tulis artikel tersebut.

Para ahli khawatir jika virus ini telah bermutasi sehingga berpotensi menyebabkan pandemik.

Sementara itu, negara-negara di sekitar Cina telah meningkatkan pengawasan terhadap peredaran unggas dari Cina.

Sebelumnya dikabarakan bahwa virus flu burung ini dapat diobati dengan tamiflu, yang merupakan obat untuk virus flu burung H5N1, namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan virus tersebut kini kian kebal .

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon