Ibas Tetap Pegang Posisi Sekjen Partai Demokrat
Minggu, 21 April 2013 | 15:45 WIB
Ibas dan SBY tidak akan terlibat aktif dalam kepengurusan sehari-hari.
Jakarta - Meski ayahnya menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD).
Ketua Harian Partai Demokrat, Syarifuddin Hasan menegaskan, Ibas dan SBY tidak akan terlibat aktif dalam kepengurusan sehari-hari. Pasalnya, PD telah memiliki Ketua Harian.
"Untuk mengurus tanggungjawab dan pekerjaan sehari-hari, ketum tunjuk ketua harian sebagai pelaksana tugas ketum sehari-hari. Jadi dalam keseharian hubungan antara sekjen, tidak berhubungan langsung dengan ketum sehingga dipastikan tidak akan ganggu tugas-tugas Pak SBY sebagai presiden dan kepala pemerintahan," kata Hasan di kantor DPP PD, Jakarta, Minggu (21/4).
Dia menjelaskan, SBY mengajukan syarat ketika terpilih menjadi ketum secara aklamasi dalam kongres luar biasa (KLB) akhir bulan lalu.
Dikatakan, SBY menerima jabatan ketum jika peserta KLB menyetujui bahwa jabatan presiden tidak akan terganggu dan diganggu.
"Apabila persyaratan itu disetujui peserta KLB, maka Pak SBY menerima amanah itu (menjadi ketum). Dan ternyata peserta kongres yang punya hak suara menerima syarat yang diajukan Pak SBY. Itulah alasan secara subtansi sehingga dibentuklah restrukturisasi kepengurusan ada ketua umum dan ketua harian," jelas Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Tinggi (MT) PD Jero Wacik mengatakan, tugas SBY sebagai ketum tidak terlalu banyak.
"SBY sudah mendelegasikan jabatan ketua dewan pembina dan ketua dewan kehormatan. Sehingga jabatan SBY saat ini hanya ketum dan Ketua MT," kata Jero.
Jero menuturkan, tugas MT hanya terdiri atas tiga yakni penyusunan dan pengesahan DCS, penetapan calon gubernur dan calon wakil gubernur, dan menentukan calon presiden dan calon wakil presiden.
"Hal strategis yang ditangani MT tidak banyak. Karena itu kami menyakini dengan sistem sekarang, jabatan Pak SBY sebagai presiden tidak akan terlalu banyak terganggu untuk mengurus partai," tuturnya.
Jero sendiri memiliki keyakinan bahwa Partai Demokrat akan berjalan dengan baik.
"Partai akan berjalan dengan baik. Ketua-ketua DPD dan DPC akan difungsikan penuh sesuai AD/ART sehingga partai akan berjalan penuh dengan tepat. Sehingga tidak menggangu tugas ketum sebagai presiden," tegas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




