Bidik Turis Indonesia, Selandia Baru Gandeng Marischka Prudence

Senin, 13 Mei 2013 | 10:34 WIB
FH
B
Penulis: Febriamy Hutapea | Editor: B1
Salah satu lokasi wisata di Selandia Baru.
Salah satu lokasi wisata di Selandia Baru. (Backpacker)

Jakarta – Auckland International Airport Limited (AIAL) kembali melakukan upaya mendorong minat masyarakat Indonesia untuk melancong ke Selandia Baru dengan menggandeng Marischka Prudence, penulis dan blogger pariwisata.

Menyusul kesuksesan program sebelumnya yang memanfaatkan jejaring sosial dan Farah Quinn untuk mempromosikan destinasi premium pariwisata Selandia Baru kepada masyarakat Indonesia, Auckland Airport kali ini meluncurkan program baru yang bertujuan meningkatkan jumlah pelancong cermat dan mandiri atau biasa disebut sebagai "Free Independent Traveler" (FIT) dari Indonesia.

Auckland Airport menjalin kemitraan dengan situs khusus traveling Wego dan mengundang Marischka Prudence, salah satu kontributor di Wego, untuk berlibur ke Selandia Baru dan menjajal berbagai aktivitas seru mulai dari diving (menyelam) hingga rafting (arung jeram).

Selama perjalanan tersebut, Marischka akan berbagi cerita dan pengalamannya melalui blog, Wego dan jejaring sosial lainnya.

"Program ini merupakan bagian dari strategi ‘Ambition 2020’ Auckland Airport yang fokus pada pertumbuhan jumlah pengunjung masuk dengan menambah pengetahuan masyarakat Indonesia akan pilihan wisata independen dan semi-independen yang ditawarkan Selandia Baru," ujar Glenn Wedlock, Auckland Airport General Manager Aeronautical Commercial.

Indonesia, katanya, adalah negara dengan potensi besar bagi Selandia Baru. Jumlah pelancong yang berkunjung ke Selandia baru tumbuh lebih dari 100 persen dalam lima tahun terakhir, dan dengan populasi lebih dari 240 juta serta perekonomian yang tumbuh signifikan, masih banyak peluang untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

"Indonesia adalah pasar Asia yang terdekat bagi Selandia Baru dan memiliki GDP 15 persen lebih besar dari Australia dan diperkirakan akan tiga kali lebih makmur dibanding Australia pada tahun 2040," tambah Glenn.

Selain itu, katanya, menurut Nielson Global Survey of Consumer Confidence & Spending Intentions, Indonesia adalah negara dengan kepercayaan konsumen terbesar ketiga di dunia. Hal ini penting karena dapat memicu pertumbuhan kalangan kelas menengah yang merupakan potensi besar bagi Auckland Airport untuk meningkatkan jumlah FIT dari Indonesia yang mengunjungi Selandia Baru.

Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap jejaring sosial mendorong Auckland Airport untuk terus meningkatkan pengetahuan para Pelancong Cermat dan Mandiri mengenai berbagai kelebihan yang dapat ditawarkan Selandia Baru.

Menurut Glenn, kemitraan Auckland Airport dengan Wego adalah sarana efektif untuk menyasar Pelancong Cermat dan Mandiri dan pelancong semi-mandiri di Indonesia.

Perluasan jalur penerbangan di Asia, dibukanya penerbangan langsung dari Selandia Baru ke Bali, serta program promosi yang sebelumnya dilakukan, membuat Auckland Airport optimis dapat mengantisipasi pertumbuhan pengunjung dari Indonesia tahun ini.

"Kami sangat senang bisa bekerjasama dengan Auckland Airport. Kemitraan ini selaras dengan target pasar Pelancong Cermat dan Mandiri yang dicanangkan Auckland Airport. Wego bukan hanya merupakan situs pencarian wisata di Asia Pasifik dan Timur Tengah, kami juga memiliki jangkauan yang luas di seluruh Indonesia dan sangat berpengaruh di ranah jejaring sosial," ujar Graham Hills, Managing Director Wego di Indonesia.

"Melalui kontributor kami, Marischka Prudence, segala informasi tentang berbagai hal menarik yang dimiliki dan ditawarkan Selandia Baru akan disajikan di situs Wego," kata Graham.

Marischka, yang baru kembali dari Selandia Baru, mengatakan Negeri Kiwi itu tidak hanya memiliki pesona alam yang luar biasa, tapi banyak hal lain yang bisa dinikmati ketika berkunjung ke sana.

"Bersama Wego dan Auckland Airport, saya akan menularkan semangat berpetualang dan berbagi cerita mengenai pariwisata Selandia Baru melalui jejaring sosial kepada para Pelancong Cermat dan Mandiri di Indonesia. Semuanya adalah pengalaman berbeda dan berkesan, " ujarnya.

Johan Kurniawan, General Manager perusahaan travel Golden Rama, mengatakan Selandia baru merupakan tujuan wisata di bumi bagian Selatan yang menjadi pasar baru yang sangat menjanjikan.

Hal ini terbukti dengan berangkatnya beberapa grup dari Indonesia melancong ke Selandia Baru saat low season atau bukan pada saat musim liburan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon