Mikrolet Akan Dijadikan Angkutan Permukiman

Minggu, 14 Juli 2013 | 18:29 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Ilustrasi Angkutan Umum
Ilustrasi Angkutan Umum (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Jakarta - Dalam penataan transportasi angkutan umum di Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana akan mengubah mikrolet jadi transportasi wilayah atau permukiman.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ke depan mikrolet hanya akan beroperasi di wilayah saja. Sebab menurutnya, Pemprov DKI merencanakan mengganti mikrolet dengan bus berukuran sedang.

"Nanti lama-lama, mikrolet mesti maen di wilayah saja. Ke depan kita akan ganti mikrolet dengan bus sedang," kata Ahok, sapaan akrab Basuki, Minggu (14/7).

Nantinya, lanjut Ahok, tiga mikrolet akan diganti dengan satu bus sedang. Namun, sebelum hal itu diterapkan, maka pool Perum Penumpang Djakarta (PPD) akan disiapkan terlebih dahulu. Sehingga nantinya, individu yang memiliki satu atau dua bus, dapat mengelola angkutan umumnya dengan layak melalui PPD.

Dijelaskan pula, PPD akan menawarkan jasa ke para pemilik angkutan umum ini dengan harga murah. Termasuk di pool, akan dilakukan pelatihan sopir. Sehingga diharapkan lama-kelamaan, pemilik satu-dua angkutan umum dapat dilebur menjadi pemilik saham PPD.

"Kalau mereka tidak mau gabung, ya rugi sendiri. Tapi kalau mereka mau gabung di PPD, kami akan menampung mereka. Kami kasih manajemen, mereka bayar fee kecil saja. Supaya mereka tetap hidup. Kita harus ingat jasa mereka juga kan. Selama ini kan mereka yang terus bekerja. Nah, itu solusinya," terang mantan Bupati Belitung Timur ini.

Hingga saat ini, menurut Ahok, Pemprov DKI masih menunggu realisasi Pemerintah Pusat untuk menghibahkan PPD kepada Pemprov DKI.

"Kalau sudah dihibahkan ke kita, ya, kita harus menganggarkan penyertaan modal pemerintah. Karena kita harus bayar kewajiban sebesar Rp170 miliar. Kita harus bayar itu. Tapi kita dapat tanah yang luas beserta pool PPD," tukasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon