USAID Berikan Bantuan US$ 2 Juta bagi Peneliti Indonesia

Kamis, 18 Juli 2013 | 09:40 WIB
P
FH
Penulis: PR/D-11 | Editor: FER
Sejumlah ilmuwan dari badan antariksa India atau Indian Space Research Organisation (ISRO)
Sejumlah ilmuwan dari badan antariksa India atau Indian Space Research Organisation (ISRO) (AFP)

Jakarta - Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) Indonesia mengumumkan pendanaan baru senilai hampir US$ 2 juta untuk para peneliti Indonesia. Bantuan tersebut untuk bidang kesehatan dan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari program Kemitraan untuk Peningkatan Keterlibatan dalam Penelitian (Partnerships for Enhanced Engagement in Research/PEER).

"Amerika Serikat dan Indonesia bersama-sama menangani beberapa tantangan global terbesar melalui kerjasama penelitian ilmiah di bawah program hibah yang penting ini," jelas kata Duta Besar Amerika Serikat (AS) Scot Marciel dalam siaran pers Kedutaan Amerika Serikat yang diterima di Jakarta, Kamis (18/7).

Menurut Marciel, lima hibah baru tersebut akan diberikan selama tiga tahun. Selain itu, berbagai penelitian juga akan menampilkan kerjasama ilmiah antara kedua negara di beberapa bidang yang langsung terkait dengan pembangunan di Indonesia.

"Bersama dengan enam hibah yang telah diberikan bulan lalu, jumlah total bantuan yang diberikan kepada peneliti Indonesia melalui program PEER tahun ini mencapai US$2,8 juta," tambah pernyataan dalam rilis tersebut.

Kelima hibah baru ini akan digunakan untuk mendanai penelitian kekebalan obat ganda pada tuberkulosis, demam berdarah, leptospirosis dan kualitas obat.

Selebihnya dana akan digunakan untuk penelitian di bidang ilmu pengetahuan di berbagai daerah di Indonesia untuk mempelajari keanekaragaman hayati, pendidikan, perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya alam.

Secara global, melalui program PEER, USAID secara langsung memberikan dukungan kepada para peneliti di negara berkembang yang bekerjasama dengan para ilmuwan AS yang juga mendapatkan dana dari National Institutes of Health (NIH) dan National Science Foundation (NSF) di Amerika Serikat.

Indonesia adalah salah satu daerah fokus untuk hibah kesehatan, dan sepertiga dari program kesehatan yang mendapatkan pendanaan global diberikan kepada peneliti dari negara ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon